Ika Purnama Sari
UNIMED

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERKEMBANGAN MUSEUM KARO LINGGA DI DESA LINGGA KABUPATEN KARO Ika Purnama Sari
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 2, No 1 (2017): Puteri Hijau Vol.2 No.1
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v2i1.9082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui      “Perkembangan Museum Karo Lingga di Desa Lingga Kabupaten Karo”. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui latar belakang sejarah berdirinya Yayasan Museum Karo Lingga, untuk mengetahui koleksi Museum Karo Lingga, untuk Mengetahui bagaimana usaha pengelola Museum dalam melestarikan Koleksi Museum Karo Lingga, dan untuk mengetahui aktivitas masyarakat di desa Lingga. Untuk mencapai tujuan penelitian, maka penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini maka didapatkan data mengenai pembangunan museum, bangunan di disiberikan kepada Bapak G.H. Mantik pada tahun 1979 dan disahkan sebagai museun pada tahun 1989. Bangunan Museum Karo Lingga secara keseluruhannya menggambarkan bangunan yang memadukan gaya arsitektur rumah adat tradisional Karo. Semua koleksi yang ada di museum ini merupakan peninggalan yang berhubungan dengan kehidupan masyarakat Karo, sebagai bentuk melestarikan budaya Karo agar dapat mengingatkan masyarakat tentang kebudayaan asli suku Karo sebagai jejak peninggalan nenek moyang mereka.Kata kunci: Museum Karo, Lingga
ROMAN MEDAN: SEJARAH KARYA SASTRA DI KOTA MEDAN (1930-1965) Melly Tria Utari; Ika Purnama Sari
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 1 (2020): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol.5 No.1
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v5i1.18253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan latar belakang penulisan roman Medan, perkembangan roman Medan pada masa Kolonial Belanda hingga Orde Lama, serta dampak penulisan roman Medan bagi masyarakat Kota Medan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan roman Medan pada masa Kolonial Belanda (1912-1942), mengalami kemajuan yang begitu pesat. Sehingga pada tahun 1930-an roman Medan berada di puncak kejayaannya, hingga muncul istilah Banjir Roman yang ditandai dengan banyaknya roman yang terbit. Bahkan secara kuantitas roman Medan yang dicetak oleh percetakan swasta ini mampu bersaing dengan roman terbitan Balai Pustaka, yang mana Balai Pustaka merupakan penerbit buku yang telah didirikan terlebih dahulu oleh pemerintah Belanda untuk disalurkan ke seluruh Indonesia. Akan tetapi, pada masa pendudukan Jepang (1942-1945) roman Medan mengalami kemunduran bahkan hilang dari peredaran, dan pada masa Awal Kemerdekaan (1945-1950) hingga masa Orde Lama (1950-1966), roman Medan bangkit kembali akan tetapi eksistensinya tidak seperti dahulu. Selain itu, penulisan roman Medan ini memiliki dampak terhadap kehidupan masyarakat Medan diantaranya dalam Bidang Politik, Pendidikan, Sosial dan Budaya.Kata Kunci: Roman Medan, Sejarah Karya Sastra, Medan