Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kelayakan Agroindustri Jeruk di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember Uus Fadia; Rezky Octavian Harmanto Saputro; Alfina Uswatun Hasanah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.02.15

Abstract

Jeruk adalah komoditas hortikultura yang cukup digemari oleh masyarakat dan menguntungkan jika dikembangkan. Keadaan tersebut dapat disebabkan oleh jumlah produksi jeruk lokal masih sangat rendah, sehingga yang mendominasi pasar adalah jeruk impor. Pohon jeruk siam mampu beradaptasi pada beberapa kondisi iklim di Indonesia sehingga memiliki potensi yang tinggi untuk dikembangkan. Penelitian ini dilakukan di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Kabupaten jember terhadap anggota kelompok petani Sumber Makmur. Jenis dan sumber data pada kegiatan penelitian dapat dibagi menjadi dua yakni data primer dan data sekunder. Analisis data merupakan metode untuk mengolah sebuah data menjadi informasi sehingga sebuah data menjadi mudah dipahami. tiga aspek pada Agroindustri Jeruk di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember, diantaranya yaitu: a.Aspek pasar dan pemasaran pada usaha agroindustri sirup jeruk siam yaitu terletak pada pemilihan koperasi sebagai pasar penjualan produk. Segmen pasar agroindustri sirup jeruk berdasarkan karakteristik konsumen meliputi kelas sosial dan gaya hidup. Pasar sasaran pada agroindustri jeruk ditinjau dari status sosial meliputi masyarakat kalangan menengah ke bawah. Pemilik agroindustri jeruk melakukan persaingan produk dengan menampilkan beberapa keunggulan yang dimiliki produk sirup jeruk untuk menentukan posisi pasar. b.Aspek teknis dan teknologi dalam usaha agroindustri sirup jeruk siam meliputi pemilihan lokasi yang terletak di Desa Sukoreno, kapasitas produksi sebanyak 350 botol. Pelaksanaan produksi sirup jeruk dilakukan setiap 1 minggu sekali. Pengkoordinasian dilakukan pada karyawan ketika selesai melakukan proses produksi. Evaluasi dan pengendalian dilakukan juga untuk mengatasi berbagai kendala ketika produksi sirup jeruk finansial pada usaha agroindustri sirup jeruk siam di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari dinilai dengan menghitung kriteria investasi.