This Author published in this journals
All Journal PARAMUROBI
Maryono Maryono
Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS MADRASAH DI MTs AR RISALAH KEPIL Hawin Amrina; Maryono Maryono
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 2 No 1 (2019): Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/paramurobi.v2i1.818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) untuk mengetahui implementasi manajemenberbasis madrasah, 2) dampak penerapan manajemen berbasis madrasah, 3) faktor pendukungdan hambatan implementasi manajemen berbasis madrasah di MTs Ar Risalah Kepil Wonosobo.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena penelitian kualitatif mencobamenggambarkan suatu kenyataan dengan fakta yang sesuai. Subjek penelitian seperti kepalasekolah, guru, komite sekolah, siswa dan para pemangku kepentingan. Teknik pengumpulandata menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Dan analisis data menggunakananalisis interaktif miles dan huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapanmanajemen berbasis madrasah meliputi manajemen kurikulum dan pengajaran, manajementenaga pendidik dan pendidikan, manajemen keuangan dan penganggaran, dan manajemenhubungan sosial. Dampak penerapan manajemen berbasis sekolah berpengaruh terhadap proseskegiatan belajar mengajar, kebijakan kepala sekolah MTs Ar Risalah menjadi titik awal dalammenentukan kemajuan suatu lembaga. Faktor dukungan dalam implementasi manajemenberbasis Madrasah seperti peran kepala sekolah dalam membuat kebijakan yang terkait denganpembelajaran, staf pendidikan, infrastruktur, peran komite sekolah dan partisipasi masyarakat.Kemudian faktor kelemahannya seperti di bawah ini adalah lemahnya keterampilan manajerial,minimnya infrastruktur dan ketidakcocokan kompetensi pendidik.