Ketidakpuasan klien saat studi pendahulan di Poliklinik Kaki Diabetik RSUD Moch. Ansari Saleh Banjarmasin meliputi waktu antri sebelum mendapatkan pelayanan yang masih cukup lama dan masih kurang terampilnya petugas dalam membersihkan luka klien hingga klien merasa nyeri. Tingkat kepuasan pasien sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan perawat kepada pasien di Poliklinik Kaki Diabetes. Tujuan mendeskripsikan tingkat kepuasan klien dengan perawatan luka gangren yang diberikan oleh perawat di Poliklinik Kaki Diabetik RSUD Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Jenis rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan populasi klien yang mendapatkan pelayanan perawatan luka di Poliklinik Kaki Diabetik. Metode sampling menggunakan Accidental Sampling dengan waktu pengumpulan data 1 minggu dengan jumlah sampel 35 responden. Hasil penelitian menunjukan tingkat kepuasan seluruh klien menyatakan Puas (74%) dan Sangat Puas (26%). Berdasarkan dimensi Responsiveness (89%), Reliability (95%), Assurance (92%), Emphaty (94%), dan Tangible (100%). Sebagian besar responden menyatakan puas akan pelayanan yang diberikan secara umum. Dimensi yang paling banyak membuat klien tidak puas yaitu “Tangible”, sedangkan dimensi yang paling banyak membuat klien tidak puas yaitu “Responsiveness”. Saran diharapkan agar seluruh petugas di Poliklinik Kaki Diabetik agar mempertahankan pelayanan yang ada pada dimensi Tangible, dan meningkatkan pelayanan pada dimensi Responsiveness, meliputi memperbaiki waktu antri klien sebelum mendapatkan pelayanan, dan meingkatkan keterampilan petugas merawat luka klien.