AbstractTuberculosis(TB) is an infectious disease caused by mycrobacterium tubercolusis, pulmonary TB is still a major problem and the global public health remains a global health issue in all countries. If not promptly treat, it can cause any active infect patients. This study aims to create a Digital Distribution Map of tuberculosis disease in Jember Using Quantum GIS applications. Design of this research is descriptive research form tuberculosis disease map using Quantum GIS applications 1.8.0. with data taken by District Health Office of Jember which is then made in the websites. Results from this study is a digital map showing the spread of tuberculosis in all Districts in Jember displays the data that was obtained from the Health Office. Data which obtained includes on the number of patients Tuberculosis AFB +, Extra Lung, MDR and the Central Bureau of Statistics includes data on the number of population density perkecamatan, the number of health centers which spread in Jember are then applied in form of a website. Expected for researchers next can be added attribute health facilities, as well as for thewebsite are more dynamic so it can be in update directly whithout in the database.Keywords: Mapping, Tuberculosis, Quantum GISAbstrakTuberkulosis TB paru sampai saat ini masih menjadi masalah utama kesehatan masyarakat dan secara global masih menjadi isu kesehatan global di semua negara. Apabila tidak segera ditangani maka dapat menyebabkan setiap penderita aktif yang menginfeksi. Penelitian ini bertujuan membuat Peta Digital Persebaran Penyakit Tuberkolusis Di Kabupaten Jember Dengan Menggunakan Aplikasi Quantum GIS. Desain pada penelitian ini adalah deskriptif berupa pemetaan penyakit Tuberkolusis menggunakan aplikasi Quantum GIS 1.8.0. dengan data yang di ambil dari Dinkes Kabupaten Jember yang kemudian dibuat dalam bentuk website. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah peta digital yang menampilkan persebaran penyakit Tuberkulosis pada semua Kecamatan di Kabupaten Jember menampilkan data yang di peroleh dari Dinkes. Data yang diperoleh meliputi jumlah penderita Tuberkulosis BTA+, Extra Paru, MDR dan Badan Pusat Statistik yang meliputi data jumlah kepadatan penduduk perkecamatan, jumlah puskesmas yang tersebar di Kabupaten Jember yang kemudian diaplikasikan dalam bentuk website. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan atribut fasilitas kesehatan, serta pembuatan website yang lebih dinamis sehingga dapat di update langsung tanpa masuk dalam database.Kata Kunci: Pemetaan, Tuberkulosis, Quantum GIS