AbstractThe implementation of medical record documentation is conducted by various professionals of health workersand one of them is a nurse. Based on preliminary study with a sample of 10 medical record documents of theoperating room in 2013 taken randomly, only 4 (40%) documents are filled completely and 60% documentsare incompletely filled. This research aims to recognize The Relationship between Nurses’s knowledge andthe Completeness of documentation of nursing care of Operating Room in RSUD dr. Soekardjo Tasikmalayaquarterly period 1 of 2013. The methodology of this research used is analytical survey by using cross sectionalapproach. The population of research are the nurses and medical record of operating room documentation.The sample was taken by total sampling technique for a nurse and simple random sampling for document.The analytical univariate used a distributional frequency and the analytical bivariate uses chi square test.The results showed that 35.55%have good knowledge, 33.33% have sufficient knowledge and 31.11% haveless knowledge. The completeness of documentation of nursing care of Operating Room is 29,5% whereasthe amount of incompleteness is 70,5%. So the result showed that there is a relationship between Nurses’sknowledge and the completeness of documentation of nursing care with the result P = 0,001 (P<0,05). Fromthis result we suggests that nurses need documentation’s training to improve the quality of documentation.Keywords : completteness of documentation, nurses’s knowlegdeAbstrakPelaksanaan pendokumentasian rekam medis dilaksanakan oleh berbagai profesi tenaga kesehatan salah satunyaadalah perawat. Berdasarkan studi pendahuluan dengan sampel 10 dokumen rekam medis ruang bedah tahun2013 yang diambil secara acak hanya 40% yang diisi secara lengkap dan 60% tidak lengkap. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan kelengkapan pengisian dokumentasi asuhankeperawatan ruang bedah di RSUD dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya Periode Triwulan I Tahun 2013. Metodepenelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan “cross sectional”. Metodepengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi.Sampel diambil dengan teknik totalsampling untuk perawat yaitu sebanyak 45 orang dan simple random sampling untuk dokumen didapatkansebanyak 271 dokumen. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakanuji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 35,55% memiliki pengetahuan baik 33,33% memilikipengetahuan cukup dan 31,11% memiliki pengetahuan kurang. Kelengkapan pengisian dokumentasi asuhankeperawatan ruang bedah sebanyak 29,5% sedangkan ketidaklengkapannya sebanyak 70,5%. Berdasarkanhasil uji statistik didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan perawat dengan kelengkapan pengisiandokumentasi asuhan keperawatan dengan hasil P = 0,001 (P < 0,05). Saran dalam penelitian ini adalah perludilakukan pelatihan, pendidikan, dan sosialisasi mengenai hal tersebut.Kata kunci : Kelengkapan dokumen, Pengetahuan Perawat