Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAYA HIDUP ANAK JALANAN DAN DAMPAKNYA PADA PENDIDIKAN (SURVEI ANAK JALANAN DI PROVINSI JAMBI) Maisah Maisah; Norainun Norainun
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2020 - November 2020)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v1i2.332

Abstract

Kemiskinan menjadi fenomena sosial yang tidak hanya dialami oleh negara-negara yang sedang berkembang tetapi juga terjadi di negara yang sudah mempunyai kemapanan di bidang ekonomi. Fenomena ini pada dasarnya telah menjadi isu, dan gerakan global yang bersifat kemanusiaan. Anak adalah amanah yang dititipkan oleh Allah SWT kepada kedua orang tua untuk di jaga, dipilihara, dan di besarkan sesuai dengan kemampuan orang tuanya. Namun seiring dengan proses perjalanan kehidupan, faktor ekonomi orang tua seringkali tidak seimbang dengan kebutuhan realita kehidupan nyata yang di jalani oleh orang tua. Sehingga menyebabkan salah satu faktor tanggung jawab orang tua terhadap anak tidak terpenuhi, yang pada akhirnya anak menjadi korban ekonomi orang tua, mau tidak mau anak mencari solusi atau di paksakan turun kejalan menjadi seorang pengamin, pemulung, pengemis atau di sebut juga anak jalanan. Bermacam gaya hidup anak jalanan, memakai pakain yang sudah lusuh, sobek, mencolok, rambut di cat dengan warna merah, mandi 2 satu kali, kumbul kebo, ada yang suka berkelana dari daerah satu dengan daerah yang lain, sedangkan pendidikan terabaikan belajar hanya mengikuti waktu segang setelah dia habis mengamin.