Haka Andinantha
Sekolah Staf dan Komando, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI SATUAN KAPAL PATROLI PANGKALAN UTAMA TNI AL IV TANJUNGPINANG DALAM MENGHADAPI PELANGGARAN HUKUM DI PERBATASAN LAUT SELAT SINGAPURA Haka Andinantha; Suharto Suharto; Nentin Feriyantini
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2021 - November 2021)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v2i2.619

Abstract

Pelanggaran hukum merupakan salah satu bentuk ancaman yang dapat mengganggu kedaulatan dan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia. Ancaman ini tidak hanya datang dari dalam negeri, namun juga dapat datang dari luar negeri terutama dari negara tetangga yang langsung berbatasan dengan Indonesia. Salah satu negara tetangga yang berbatasan laut dengan Indonesia adalah Singapura, dimana perbatasan laut RI-Singapura terletak di Wilayah perairan Selat Singapura yang memiliki peran penting di dunia Internasional yaitu sabagai jalur pelayaran Internasional yang menghubungkan negara di wilayah barat dengan negara di wilayah timur dunia. Tingginya mobilitas warga negara antar kedua negara perbatasan mengakibatkan banyaknya pelanggaran hukum yang terjadi di Selat Singapura, pelanggaran hukum ini termasuk dalam kejahatan transnasional karena melewati batas teritorial suatu negara. Karena itulah Satuan kapal patroli Lantamal IV hadir untuk melaksanakan tugas penegakan hukum di Perairan Selat Singapura yang merupakan wilayah kerja Lantamal IV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang dihadapi dan strategi Satrol Lantamal IV dalam menghadapi pelanggaran hukum di Selat Singapura. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi, teori strategi, teori penegakan hukum, teori kendala dan teori sinergitas untuk menganalisis rumusan masalah. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan telaah dokumen. Teori yang digunakan sebagai analisis pada penelitian ini menggunakan teori strategi dan teori kendala untuk menentukan strategi dan kendala yang dihadapi Satrol Lantamal IV dalam pelanggaran hukum di Selat Singapura. Dimana Satrol Lantamal IV menggunakan strategi skala prioritas tingkat kerawanan dan peran serta masyarakat untuk menghadapi pelanggaran hukum di Selat Singapura dengan segala kendala yang dimiliki baik dari faktor internal maupun faktor eksternal Satrol Lantamal IV.