Arif Hartono
Fakultas ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DENGAN METODE EAGLES (Studi Kasus Pada Bank BUMN Yang Listing Di BEI Tahun 2011 - 2013) Arif Hartono
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 10, No 2 (2015): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (990.269 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v10i2.47

Abstract

Kinerja keuangan bank biasanya diukur dengan indikator kecukupan modal, likuiditas dan profitabilitas bank. Penelitian ini menggunakan analisis EAGLES, untuk mengukur dan membandingkan kinerja bank secara lebih tepat, obyektif dan konsisten. Populasi yang digunakan adalah semua bank BUMN yang listing di BEI tahun 2011-2013. Hasil penelitian diketahui bahwa kinerja keuangan bank BUMN ditinjau dari rasio ROA (Return On Asset), Asset Quality, DGR (Deposite Growth Rate), CCR (Core Capital Ratio), SRQ by Out Interest, menunjukan nilai normal. Sedangkan bank BUMN ditinjau dari aspek, ROE (Return On Equity) , LGR (loan growth rate), liquidity, CAR (capital adequacy ratio) SRQ by Personalia, menunjukan kinerja keuangan yang kurang baik.
DEVIASI ATAS RELEVANSI KONSEP LAPORAN KEUANGAN HISTORICAL COST DAN CURRENT COST DENGAN KONSEP AKUNTANSI SYARIAH TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN Arif Hartono
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 10, No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.921 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v10i1.43

Abstract

Permasalahan yang diteliti adalah apakah masih relevan konsep laporan keuangan historical cost tersebut dengan pengambilan keputusan dalam kondisi yang penuh ketidak pastian. Konsep yang digunakan untuk mendukung proses penilaian transaksi elemen keuangan dalam laporan keuangan ini sifatnya melengkapi metode historical cost, yaitu konsep current cost. Metode ini informasinya masih bersifat subjektif justifikatif. Karena alasan tersebut dicoba metode lain dalam akuntansi syariah, yaitu metode current value dan metode current cash equivalent. Metode yang pertama dianggap sudah mengarah pada pemenuhan informasi nilai seluruh penilaian elemen laporan keuangan secara fleksibel, Namun metode yang kedua dianggap lebih objektif dalam menilai elemen laporan keuangan.
MULTI PARADIGMA DALAM PENELITIAN AKUNTANSI ; SUATU TINJAUAN KONSEP Arif Hartono
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 7, No 1 (2012): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1236.436 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v7i1.29

Abstract

Secara umum dalam dunia akuntansi dikenal empat paradigma, yaitu: The Functionalist Paradigm, The Interpretive Paradigm, The Critical Paradigm, dan The Postmodernism Paradigm.Masing-masing paradigma dideskripsikan dalam empat aspek penting, yaitu: realitas sosial (ontologi), hakikat manusia, hakikat ilmu pengetahuan, dan tujuan penelitian. Dengan deskripsi ini, kreativitas peneliti dapat dibangkitkan untuk merancang metode penelitian dalam rangka menjawab persoalan keilmuan dan praktik akuntansi secara inovatif.Kelahiran dari sebuah paradigma tidak meniadakan paradigma yang sebelumnya pernah ada (mutually exclusive), tetapi sebaliknya eksis secara independen (saling melengkapi). Pilihan untuk masuk pada satu paradigma saja akan melahirkan fanatisme terhadap paradigma yang dipilih. Secara ideal, seorang peneliti perlu memahami dan merasakan keempat paradigma yang ada untuk kemudian berdiri di atas keempat paradigma tersebut, yaitu pada tingkat meta-paradigm. Pada posisi ini, wawasan peneliti menjadi sangat luas dan bijak dalam melakukan penelitian.