Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN SPRM BERBASIS VISUALISASI ASSEMBLING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PRAKTIK LABORATORIUM - Harjanti; Hermanu Joebagio; Ambar Mundigdo
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/.v2i1.35

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan hasil observasi yang dilakukan ternyata banyak peserta didik yang tidak mampu atau kesulitandalam menyelesaikam kasus dan melakukan praktik dari kasus yang diberikan, padahal pada saat responsilancar dalam menjawab pertanyaan yang dilontarkan Dosen. Selain itu pada saat diterjurkan ke lahan untukPraktik lapangan (PL) peserta didik mengalami kebingungan. Hal ini disebabkan karena tidak adanyademonstrasi dan ilustrasi tentang pengelolaan rekam medik secara umum di Rumah Sakit. Maka perlu adanyaperubahan tentang model pembelajaran di laboratorium yaitu dengan adanya visualisasi. Penelitian inibertujuan Mengetahui pembelajaran SPRM saat ini, Mengetahui prosedur pengembangan model pembelajaranberbasis visualisasi assembling, Mengetahui efektifitas model pembelajaran yang dikembangkan dalampembelajaran di laboratorium.Metode penelitian pengembangan/Research & Development (R&D). Prosedur penelitian pengembanganyaitu pra pengembangan model, pengembangan model dan evaluasi model. Uji coba produk yaitu validasiahli materi dan ahli media, uji coba peserta didik meliputi uji coba satu-satu dan uji coba kelompok kecilyang terdiri dari 10 anak. Jenis data yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Sumber data ahli materi, ahlimedia, peserta didik. Tehnik pengumpulan data dengan cara wawancara, kuesioner dan tehnik tes. Instrumenpengumpulan data yaitu pedoman wawancara, kuesioner dan tes. Tehnik analisis data adalah analisis datakondisi awal, analisis data kelayakan produk menggunakan konversi skala 5 dan analisis efektifitas produkmenggunakan independent t-test.Pembelajaran SPRM di laboratorium APIKES Mitra Husada Karanganyar antar Dosen tidak sama. Ada yangpakai demonstrasi ada yang tidak. Skor validasi ahli materi 4,6 kategori sangat baik, validasi ahli media4,57 kategori sangat baik, uji coba satu-satu 4,78 kategori baik, uji coba kelompok kecil 3,98 kategori baikdengan kesimpulan layak diproduksi dengan revisi. Uji efektifitas nilai signifikasi 0,000 sehingga Ho ditolak.Ada perbedaan rata-rata signifikasi antara kelompok yang diberi tidak diberi visualisasi dan yang diberivisualisasi.Kata kunci: Metode Pengembangan, SPRM, Visualisasi