Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UJI SPEKTRUM CAHAYA ECENG GONDOK (EICHORNIA CRASSIPES) SEBAGAI ABSORBER PADA DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) Ice Trianiza
Journal of Industrial Engineering and Operation Management Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v3i1.3269

Abstract

Abstrak – Telah dilakukan penelitian mengenai uji spectrum eceng gondok (eichornia crassipes) sebagai absorber pada DSSC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai absorber pada dye eceng gondok. Pengujian dilakukan menggunakan lampu halogen dengan jarak sel 5 cm dari lampu. DSSC didapatkan nilai absorber dye menggunakan instrument UV-VIS pada panjang gelombang 800nm adalah 2,8. Sehingga layak di pertimbangkan untuk dilakukan pengembangan lanjutan . Kata kunci – Dye Sensitized Solar Cell (DSSC), eceng gondok (eichornia crassipes), Sel Surya
ANALISIS PENENTUAN JUMLAH TENAGA KERJA DAN KELUHAN RASA SAKIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD ANALYSIS DAN SNQ Yumi Damai Yanti; Idzani Muttaqin; Ice Trianiza
Journal of Industrial Engineering and Operation Management Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v4i2.5938

Abstract

UD. Budi Ayu merupakan salah satu industri kecil yang bergerak di bidang pengolahan material bahan bangunan berupa paving block dan batako dinding. Penelitian dilakukan karena adanya ketidakseimbangan beban kerja antar stasiun kerja dan keluhan rasa sakit yang dialami oleh para pekerja karena beban kerja yang berlebih. Penelitian bertujuan menganalisis beban kerja tiap-tiap bagian dan menentukan jumlah tenaga kerja optimal serta untuk menganalisis keluhan rasa sakit di bagian tubuh yang dialami oleh para pekerja. Metode Workload Analysis digunakan untuk mengetahui beban kerja dari masing-masing pekerja. Metode work sampling digunakan untuk mendapatkan persentase waktu produktif sedangkan untuk mengetahui keluhan rasa sakit digunakan SNQ (Standard Nordic Questionnaire) yang dibagikan kepada para pekerja. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka didapatkan bahwa hamper seluruh pekerja memiliki beban kerja lebih dari 100% kecuali pekerja 5 yang hanya memiliki beban 90,41%. Bagian batako dinding merupakan bagian yang memiliki beban kerja paling tinggi yaitu sebesar 123,2%. Beban kerja kerja yang tinggi ini jika dibiarkan secara terus menerus tanpa adanya perbaikan dapat berakibat pada fisik pekerja maupun kualitas hasil kerja. Usulan yang diberikan adalah menambah pekerja 1 orang dibagian batako dinding sehingga dapat mengurangi beban kerja dibagian tersebut dan dengan adanya penambahan pekerja tadi dapat di manfaatkan untuk membantu pekerjaan distasiun lain yang membutuhkan sedangkan Keluhan otot terbesar yang dialami pekerja selama bekerja yaitu pada tubuh bagian pinggang dengan persentase sebesar 12,70%. Kata Kunci: Beban Kerja, Work Sampling, Workload Analysis (WLA)
ANALISIS EFEKTIVITAS POMPA DISTRIBUSI PDAM IPA II BANDARMASIH DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS Cinthia Amalia; Muhammad Marsudi; Ice Trianiza
Journal of Industrial Engineering and Operation Management Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v4i2.5833

Abstract

ABSTRAKPada sebuah perusahaan seperti PDAM, sistem produksinya sangat bergantung pada pompa. Pompa dituntut agar selalu dapat bekerja secara maksimal, efektif, efisien dan jauh dari kerusakan. PDAM Bandarmasih menggunakan cara manual untuk evaluasi mesin tiap bulannya, yaitu dengan cara pengecekan jumlah debit air yang dihasilkan. Maka dari itu dilakukan evaluasi mesin atau mengukur efektivitas mesin pompa distribusi dengan metode OEE (Overall Equipment Effectiveness). Lalu dilakukan perhitungan Six Big Losses dan diagram sebab akibat (fishbone) guna menganalisa masalah yang terjadi pada mesin tersebut. Perhitungan menggunakan data kurun waktu satu tahun pada periode Bulan Juni 2020 - Mei 2021. Mesin pompa distribusi A availability pada kisaran 99,77% sampai 99,92%, performance dikisaran 94,06% sampai 99,27% dan quality pada kisaran 98,33% sampai 100% dan OEE antara 93,88% sampai 98,50%. Mesin pompa distribusi B, availability diperoleh dikisaran 99,77% sampai 100%, performance pada kisaran 93,07% sampai 99,58%, quality pada kisaran angka 85,48% sampai dengan 100% dan OEE pada kisaran 84,98%  sampai 98,82%. Mesin pompa C, availability pada kisaran 99,65% sampai 100%, performance dikisaran 92,82% sampai 98,98%, quality pada kisaran 85,48% sampai 100% dan OEE pada kisaran 84,96% sampai 98,82%. Mesin pompa distribusi D, availability pada kisaran 99,49% sampai 100%, performance pada kisaran 93,08% sampai 99%, quality berada pada kisaran 85,48% sampai 100% dan OEE pada kisaran 84,98% sampai 98,82%. Mesin pompa distribusi E availability pada kisaran 84,34% sampai 99,85%, performance pada kisaran 80,11% sampai 99,97%,  quality dikisaran 89,52% sampai 100%, dan OEE pada kisaran 79,91% sampai 83,65%. Mesin pompa distribusi F, availability pada kisaran 99,76% sampai 99,89%, performance dikisaran 93,04% sampai 99,63%, quality pada kisaran 85,48% sampai 100% dan OEE pada kisaran 84,99% sampai 98,84%. Dari hasil perhitungan yang diperoleh pada masing-masing mesin pompa dapat disimpulkan bahwa dari enam mesin pompa distribusi yang beroperasi, empat diantaranya sudah efektif dan dua mesin belum efektif.Kata Kunci : OEE, Six Big Losses, diagram sebab akibat