Budi Sarasati
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Daring Mata Kuliah Metodologi Penelitian Kualitatif pada Mahasiswa Rijal Abdillah; Andreas Corsini Widya Nugraha; Budi Sarasati
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1915

Abstract

Metode pembelajaran di perguruan tinggi hingga saat ini masih menggunakan metode dalam jaringan (daring). Melalui pembelajaran daring maka segala bentuk kegiatan belajar-mengajar menggunakan platform seperti Zoom, google classroom, google meet, e-learning, dan Whatsapp group. Faktanya, perubahan metode pembelajaran seperti ini mengakibatkan mahasiswa harus bisa beradaptasi terhadap sistem yang baru sehingga model ini belum bisa dikatakan efektif atau tidak, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas pembelajaran daring mata kuliah metodologi penelitian kualitatif pada mahasiswa semester IV. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode perbandingan. Responden dalam penelitian ini berjumlah 215 untuk yang mengisi soal pre-test dan 212 yang mengisi soal post-test. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk soal pre-test dan post-test kualitatif yang disebar melalui google form. Hasil analisis T-test menunjukkan bahwa ada peningkatan skor pre test dan post test ditunjukkan dengan nilai mean pre test sebesar 9.99 dan nilai post test sebesar 12.96 dengan taraf signifikansi 0,00 (p<0.05). Hasil menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan pemahaman mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran daring selama 1 semester untuk mata kuliah metodologi penelitian kualitatif.
Efektivitas Pembelajaran Daring Mata Kuliah Metodologi Penelitian Kualitatif pada Mahasiswa Rijal Abdillah; Andreas Corsini Widya Nugraha; Budi Sarasati
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1915

Abstract

Metode pembelajaran di perguruan tinggi hingga saat ini masih menggunakan metode dalam jaringan (daring). Melalui pembelajaran daring maka segala bentuk kegiatan belajar-mengajar menggunakan platform seperti Zoom, google classroom, google meet, e-learning, dan Whatsapp group. Faktanya, perubahan metode pembelajaran seperti ini mengakibatkan mahasiswa harus bisa beradaptasi terhadap sistem yang baru sehingga model ini belum bisa dikatakan efektif atau tidak, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas pembelajaran daring mata kuliah metodologi penelitian kualitatif pada mahasiswa semester IV. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode perbandingan. Responden dalam penelitian ini berjumlah 215 untuk yang mengisi soal pre-test dan 212 yang mengisi soal post-test. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk soal pre-test dan post-test kualitatif yang disebar melalui google form. Hasil analisis T-test menunjukkan bahwa ada peningkatan skor pre test dan post test ditunjukkan dengan nilai mean pre test sebesar 9.99 dan nilai post test sebesar 12.96 dengan taraf signifikansi 0,00 (p<0.05). Hasil menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan pemahaman mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran daring selama 1 semester untuk mata kuliah metodologi penelitian kualitatif.
The Pathology of Economic Expectations: A Phenomenological Inquiry into Children's Psychological Experiences as Family Investments Andreas Corsini Widya Nugraha; Budi Sarasati
Grief and Trauma Vol. 4 No. 2 (2026): Grief and Trauma
Publisher : Scidacplus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59388/gt.v4i2.933

Abstract

The phenomenon of children being positioned as future investments and economic providers remains common in collectivistic societies, where family expectations are strongly shaped by filial obligation and intergenerational reciprocity. Although parental investment has been widely associated with child development and social mobility, limited attention has been given to the psychological experiences of individuals who are expected to secure their family's future economic well-being. This study explored the lived experiences of individuals who perceived themselves as their family's future investment and primary economic provider. A qualitative phenomenological approach was employed to understand the meanings attached to these experiences. The participants were two first-born young adults (aged 25–27 years) who had experienced persistent parental expectations since adolescence, assumed financial responsibilities in early adulthood, and participated in eight semi-structured interview sessions. Data were analyzed using phenomenological thematic analysis. Five themes emerged: the internalization of economic expectations as a moral obligation, conflict between personal aspirations and family obligations, psychological distress characterized by anxiety and fear of failure, perceptions of conditional parental affection, and emotional ambivalence involving gratitude, responsibility, exhaustion, and disappointment. The findings indicate that being positioned as a family investment extends beyond economic responsibility, shaping identity formation, autonomy, and psychological well-being. By examining these experiences phenomenologically, this study highlights invisible grief and identity conflict as overlooked psychological consequences of familial economic expectations. The findings extend current understanding of parental investment, family obligation, and intergenerational reciprocity while providing insights for psychologists, counselors, and families within Indonesian collectivistic contexts.