The use of Aloe vera Hand Sanitizer aims to increase public awareness of the government's handwashing program to prevent virus transmission during the COVID-19 pandemic in Pasawahan village, Kec. Pasawahan District. Brass. The targets of the BBC DR IAI KPM Team program are government officials and members of the Pasawahan village community in general. The expected outcome is increased public awareness in maintaining health, washing hands, and maintaining a healthy and clean lifestyle. This empowerment process uses a PAR approach. This research approach brings together researchers and community members. To identify problems facing the community, empower community members to research and create solutions to these problems and improve conditions in the community. The ultimate goal of the research is a meaningful change in society. The method used in this research is a surveys, observations, and interviews. The survey is by distributing questionnaires via google form and filled in by the people who will use hand sanitizer as many as 59 respondents. This Hand sanitizer product is an alternative step, the Hand sanitizer for the KPM DR IAI BBC 2020 Desa Pasawahan product comes from natural ingredients and is safer to use, namely aloe vera extract which does not contain harmful chemicals, does not damage breathing, and is safe for children. The responsive impact that occurs in the community is that people want to use the hand sanitizer made by KPM members of Pasawahan Village. The community was enthusiastic, and public awareness in handwashing which was initially normal and only knew what handwashing was about 59% experienced an increase in public awareness in the movement to wash hands using hand sanitizer as much as 93.5%. Abstrak Pemanfaatan Handsanitizer Aloevera ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam program cuci tangan pemerintah guna pencegahan penularan virus ditengah kondisi pandemi covid 19 di desa Pasawahan Kec. Pasawahan Kab. Kuningan. Sasaran dari program Tim KPM DR IAI BBC ini adalah aparatur pemerintah dan warga masyarakat desa Pasawahan secara umum. Outcome yang diharapkan adalah kesadaran masyarakat meningkat dalam menjaga kesehatan, mencuci tangan dan menjaga pola hidup sehat dan bersih. Proses pemberdayaan ini menggunakan pendekatan PAR. Pendekatan penelitian ini menyatukan peneliti dan anggota masyarakat. Untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi komunitas, memberdayakan anggota komunitas untuk meneliti dan menciptakan solusi untuk masalah tersebut dan memperbaiki kondisi di masyarakat. Tujuan akhir penelitian adalah perubahan yang berarti di masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ini adalah Survei, observations, Wawancara. Survei yaitu dengan membagikan angket lewat google form dan diisi oleh masyarakat yang akan menggunakan handsanitizer sebanyak 59 responden. Produk Handsanitizer ini merupakan langkah alternative, Hand sanitizer Produk KPM DR IAI BBC 2020 Desa Pasawahan berasal dari bahan alami dan lebih aman digunakan, yaitu ekstrak aloe vera yang tidak mengandung zat kimia berbahaya, tidak merusak pernafasan, dan aman untuk anak-anak. Dampak responsive yang terjadi di masyarakat adalah masyarakat mau menggunakan handsanitizer yang dibuat oleh anggota KPM Desa Pasawahan. Masyakarat antusias, dan kesadaran masyarakat dalam cuci tangan yang awalnya biasa saja dan hanya mengetahui tentang apa itu cuci tangan sebanyak 59% mengalami peningkatan kesadaran masyarakat dalam gerakan cuci tangan menggunakan handsanitizer sebanyak 93,5%.