Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan manfaat pranata sosial budaya pada komunitas suku Nuaulu. Teknik pengumpulan data observasi dan wawancara mendalam. Informan penelitian dari unsur pemerintah negeri, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh pendidik dan masyarakat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengaruh adat istiadat sangat kuat dan kental dalam kehidupan masyarakat Nuaulu dengan kesetiaan masyarakat dalam menjalankan pranata-pranata yang masih berlaku. Pranata ekonomi dan sistim mata pencaharian masyarakat Nuaulu adalah bertani, mengolah sagu, meramu, dan berburuh,. Komoditinya untuk konsumsi rumah tangga dan selebihnya dijual ke pasar. Pranata kelembagaan sosial budaya yaitu upacara masa dewasa bagi anak laki-laki (pataheri), upacara masa dewasa bagi anak gadis (pinamou), upacara pekawinan, upacara masa kehamilan, upacara masa kelahiran, upacara cukur rambut (tihtikuau) dan upacara kematian. Pranata sistem kekerabatanna adalah patrilineal dan tidak diwajibkan perkawinan sesama soa, boleh berlainan soa. Dewasa ini masyarakatnya sudah kawin mawin dengan marga diluar sukunya. Pranata agama dan kepercayaan adalah agama suku. Pranata pendidikan, pengetahuan, dan teknologi didasarkan pada pengalaman (pengetahuan lokal) secara turun temurun, dan anak-anak usia sekolan sudah bersekolah diberbagai jenjang pendidikan sampai perguruan tinggi