Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

DESAIN PROGRAM DIKLAT KETERAMPILAN PROSES SAINS UNTUK GURU IPA SMP DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK Sulaeman, Asep Agus
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v2n1.p30-37

Abstract

Kajian mendeskripsikan program diklat dalam membekalkan komponen-komponen KPS kepada guru IPA SMP dan implementasinya dalam pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Kajian dilakukan melalui studi literatur untuk menetapkan strategi diklat dan kajian empiris melalui uji coba stretegi tersebut yang dilakukan terhadap 40 orang peserta diklat. Dalam ujicoba dijaring data tentang persepsi pemahaman pembelajaran IPA dengan KPS yang dijaring melalui kuesioner, respons peserta terhadap proses pembelajaran yang dijaring melalui open-ended question, dan respons pelaksanaan program menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif.  Berdasarkan hasil kajian telah ditetapkan empat tujuan diklat dengan strategi melalui tahap pengenalan, pembiasaan dan otomatisasi, serta enam prinsip pelaksanaannya. Hasil ujicoba diklat juga menunjukan terdapat peningkatan pemahaman guru tentang pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan sebagian beesar peserta diklat merespons baik terhadap pelaksanaan serta komponen diklat.
DESAIN PROGRAM DIKLAT KETERAMPILAN PROSES SAINS UNTUK GURU IPA SMP DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK Sulaeman, Asep Agus
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v2n1.p30-37

Abstract

Kajian mendeskripsikan program diklat dalam membekalkan komponen-komponen KPS kepada guru IPA SMP dan implementasinya dalam pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Kajian dilakukan melalui studi literatur untuk menetapkan strategi diklat dan kajian empiris melalui uji coba stretegi tersebut yang dilakukan terhadap 40 orang peserta diklat. Dalam ujicoba dijaring data tentang persepsi pemahaman pembelajaran IPA dengan KPS yang dijaring melalui kuesioner, respons peserta terhadap proses pembelajaran yang dijaring melalui open-ended question, dan respons pelaksanaan program menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif.  Berdasarkan hasil kajian telah ditetapkan empat tujuan diklat dengan strategi melalui tahap pengenalan, pembiasaan dan otomatisasi, serta enam prinsip pelaksanaannya. Hasil ujicoba diklat juga menunjukan terdapat peningkatan pemahaman guru tentang pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan sebagian beesar peserta diklat merespons baik terhadap pelaksanaan serta komponen diklat.
Pemahaman Guru IPA SMP terhadap Pembelajaran IPA Berbasis Inkuiri Sulaeman, Asep Agus
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.966 KB)

Abstract

Tujuan studi ini untuk mengetahui pemahaman guru dan pemetaan pemahaman pembelajaran berbasis inkuiri guru IPA SMP. Metode penelitian dalam studi ini menggunakan metode quantitatif research. Data pemahaman guru IPA SMP tentang pembelajaran berbasis inkuiri terdiri atas pemahaman istilah inkuiri, manfaatnya, perencanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran berbasis inkuiri. Responden dalam studi ini adalah guruguru IPA SMP, peserta pelatihan peningkatan kompetensi di PPPPTK IPA, perwakilan dari provinsi seluruh Indonesia. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 35 orang. Instrumen yang digunakan dalam studi ini adalah kuesioner persepsi (self evaluation) terhadap pembelajaran IPA berbasis inkuiri. Adapun data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif deskriptif. Hasilnya, 58,10% guru memahami dan sangat memahami istilah penggunaan inkuiri dalam pembelajaran, 60% guru kurang memahami manfaat pembelajaran berbasis inkuiri, 55,10% guru kurang dan tidak memahami perencanaan pembelajaran berbasisi inkuiri, dan 71,43% guru kurang dan tidak mengetahui evaluasi pembelajaran berbasis inkuiri.
Konten dan Aktivitas Diklat Untuk Guru Ilmu Pengetahuan Alam dalam Mengembangkan Pembelajaran Berpikir Kritis Sulaeman, Asep Agus
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.518 KB)

Abstract

Guru IPA perlu terampil mengajarkan IPA yang membekalkan keterampilan berpikir kritis kepada siswa karena mereka akan menghadapi tantangan dan masalah kehidupan yang lebih kompleks. Salah satu kendala rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa Indonesia adalah fasilitasi yang dilakukan guru IPA yang belum berorientasi pada keterampilan tersebut. Berdasarkan kebutuhan tersebut, saat ini perlu dikembangkan desain konten dan aktivitas diklat untuk melatihkan kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran IPA yang berpikir kritis, terutama untuk topik pembelajaran nonpraktikum di laboratorium. Kajian ini dilakukan melalui telaah literatur dari artikel-artikel hasil penelitian yang termuat di jurnal. Berdasarkan hasil kajian dapat dirumuskan konten diklat terdiri atas konten yang bertujuan untuk: 1) memahamkan konsep berpikir kritis dan pentingnya untuk dilatihkan kepada siswa; 2) mengidentifikasi karakteristik pembelajaran yang efektif dalam melatihkan berpikir kepada siswa; 3) mengembangkan pembelajaran dan penilaiannya; 4) mengimplementasikan pembelajaran; 5)melaporkan dan merefleksikan proses dan hasil belajar. Adapun strategi diklat yang digunakan adalah pemodelan agar guru dapat lebih mudah dalam mempelajari dan mempraktikannya di kelas. Setelah mengikuti proses diklat diharapkan guru dapat mengimplementasikan pembelajaran IPA yang membekalkan keterampilan berpikir kritis bagi siswanya.
Diklat Online Guru IPA SMP untuk Mengimplementasikan Pembelajaran Inkuiri di Masa Pandemik Covid-19 Sulaeman, Asep Agus
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2022: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan guru IPA di masa Pandemik Covid-19 adalah melaksanakan pembelajaran secara melalui investigasi ilmiah secara online/jarak jauh melalui investigasi ilmiah. Saat ini telah dikembangkan diklat online yang melatihkan kemampuan guru IPA dalam mengembangkan pembelajaran berbasis inkuiri secara online. Tujuan kajian ini adalah mengidentifikasi pengusasaan konsep guru peserta diklat, kemampuan menyusun pembelajaran oline berbasis inkuiri serta penilaiannya, serta respons guru terhadap pelaksanaan diklat. Instrumen yang digunakan dalam kajian ini adalah pretest, postes, penilaian perangkat pembelajaran, penilaian perangkat penilaian, dan kuesioner pelaksanaan program. Data penguasaan konsep dirperoleh berdasarkan hasil pretes dan postes diuji t dengan taraf signifikasi α=5%. Adapun data kemampuan guru menyusun pembelajaran oline berbasis inkuiri serta penilaiannya, serta respons guru dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian meunjukkan terdapat peningkatan penguasaan pengetahuan guru IPA dengan rata-rata nilai postes 81. Kemampuan guru dalam mengembangkan perencanakan pembelajaran inkuiri pada katagori baik beserta penilaiannya pada katagori baik. Guru memberikan respons sangat baik terhadap pelaksanaan program diklat. Dalam rangka mengoptimalkan kemampuan guru menyusun pembelajaran online berbasis inkuiri dan penilaiannya diperlukan durasi pembimbingan lebih panjang dan intensif oleh fasilitator diklat pada saat guru melakukan simulasi pembelajaran inkuiri dan pengembangan perangkat pembelajan.