Chandra Asri Windarsih
IKIP Siliwangi, Cimahi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL GOBAK SODOR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR PADA KELOMPOK B Eri Kaswati; Chandra Asri Windarsih
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 5 (2021): Volume 4 Nomor 5, September 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i5.p%p

Abstract

The gross motor development of children is very important for early childhood development. This study aims to apply the traditional gobak Sodor game in building gross motor skills in children. This study uses descriptive qualitative methods and data collection techniques, namely, interviews, observation, and documentation. The subjects in this study were 15 class B students consisting of 10 boys and 5 girls, but only 6 students were taken according to observations when using the qualitative description method. And the data analysis technique used in this study is a thematic analysis model which is one way to analyze data. The research steps were carried out in three stages, namely introduction, giving examples than the practice of playing Gobak Sodor. Based on the results of the study it can be concluded that the Gobak Sodor game can develop gross motor skills in early childhood. activities carried out by children.Perkembangan motorik kasar anak sangatlah penting untuk pertumbuhan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan permainan tradisional gobak sodor dalam membangun kemampuan motorik kasar pada anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan datanya yaitu, wawancara, observasi dan dokumentas . Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas B berjumlah 15 orang yang terdiri dari 10 anak laki-laki, dan 5 anak perempuan, namun yang diambil hanya 6 orang peserta didik sesuai dengan pengamatan pada saat menggunakan metode deskripsi kualitatif. Dan teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisa tematik yang merupakan salah satu cara untuk menganalisa data. Langkah penelitiannya dilakukan dalam tiga tahap yaitu pengenalan, pemberian contoh kemudian praktik bermain gobak sodor.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa permainan gobak sodor dapat mengembangkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini Dengan begitu juga guru dapat menerapkan permainan gobak sodor untuk mengembangkan motorik kasar anak dari kegiatan- kegiatan yang di lakukan oleh anak. 
PEMBELAJARAN MOTORIK HALUS MELALUI MEDIA BAHAN ALAM PADA ANAK KELOMPOK USIA 4-5 TAHUN Yani Rohyaningsih; Chandra Asri Windarsih
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i1.p%p

Abstract

Fine motor learning is the process of providing guidance or assistance to students by performing actions related to smooth/small muscles that are coordinated with the senses, namely the eyes and hands, such as moving the fingers. The media in this study used materials directly from nature in the surrounding environment, with the aim of analyzing the impact of fine motor skills on children aged 4-5 years with natural media. In this study, the researcher used a descriptive qualitative approach which was carried out by collecting data from the results of the work, observation, and documentation. With a research sample of 13 children. As for data analysis using data reduction, data display, and conclusions. The results obtained from this study are that there is an increase in the ability of children's fine motor development in learning through the media of very good natural materials. BSB). So it can be concluded that with fine motor learning through the media of natural materials children become more developed.Pembelajaran  motorik halus adalah  proses memberikan bimbingan atau bantuan kepada peserta didik denganmelakukan tindakan yang berhubungan dengan otot halus/kecil yang terkoordinasi dengan alat pengindraanyaitu  mata dan tangan seperti menggerakan jari jemari.Media dalam penelitian ini menggunakan bahan langsung dari alam dilingkungan sekitar,  dengan tujuan untuk menganalisis dampak motorik halus pada anak kelompok usia 4-5 tahun dengan media bahan alam. Pada penelitian ini, peneliti  menggunakan metodependekatan kualitatif  deskriptifyang dilakukan dengan  teknik pengumpulan data hasil karya, observasi dan dokumentasi. Dengan sampel penelitian berjumlah13  anak . Adapun untuk analisis data  menggunakan reduksi data, display data dan kesimpulan. Hasil yangdiperolehdari penelitian ini  yaitu adanya peningkatan kemampuan perkembangan motorik  halus anak dalam pembelajaran melalui media bahan alam sangat baik  berdasarkan hasil akhir penelitian menunjukan terjadi peningkatan nilai perkembangan ,  dari hasil penilaian awal Mulai Berkembang (MB) sampai akhir nilai perkembangannya mencapai Berkembang Sangat Baik (BSB). Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa dengan pembelajaran motorik halus melalui media bahan alam anak menjadi lebih berkembang.