Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pendekatan problem centered learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan kemandirian belajar siswa ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment. Subjek dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan analisis gaya belajar pada siswa kelas X SMAN 5 Cilegon. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan pendekatan problem centered learning lebih tinggi dari pada siswa yang menggunakan Pendekatan Saintifik, 2) Kemampuan pemecahan masalah matematis pada kelompok siswa yang memiliki gaya belajar visual lebih tinggi daripada siswa yang memiliki gaya belajar auditory dan kinestetik, 3) Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan pendekatan problem centered learning lebih tinggi dari pada siswa yang menggunakan Pendekatan Saintifik ditinjau dari gaya belajar, 4) Terdapat interaksi pendekatan pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, 5) Kemandirian belajar siswa yang menggunakan pendekatan problem centered learning lebih tinggi dari pada siswa belajar menggunakan Pendekatan Saintifik, 6) Kemandirian belajar pada kelompok siswa yang memiliki gaya belajar visual lebih tinggi dari pada siswa yang memiliki gaya belajar auditory dan kinestetik, 7) Kemandirian belajar siswa yang belajar dengan pendekatan problem centered learning lebih tinggi dari pada siswa yang belajar menggunakan pendekatan saintifik ditinjau dari gaya belajar, 8) Terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemandirian belajar siswa SMA.