Ahmad Tamrin Sikumbang, Muhammad Husni Ritonga, Aja Syahri
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Komunikasi Politik PPP Dalam Menjalin Hubungan Dengan Konstituen Di Kota Medan Ahmad Tamrin Sikumbang, Muhammad Husni Ritonga, Aja Syahri
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3 No 2 (2020): Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v3i2.787

Abstract

Hubungan dengan konstituen merupakan salah satu aspek penting dalam tugas seorang legislator, namun ia penting karena alasan dan dapat memberikan manfaat bagi konstituen, legislator, partai politik dan masyarakat secara keseluruhan. Kontak langsung antara legislator dan warga negara dapat membangun kepercayaan publik kepada legislator dan lembaga legislatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi politik yang dilakukan PPP dalam menjalin hubungan dengan konstituen di kota Medan. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif kualitatif. Waktu penelitian dilakukan selama tiga bulan mulai Desember 2019 hingga Februari 2020 yang berlokasi di kota Medan. Sumber data diperoleh dari hasil observasi dan wawancara dan dokumentasi. Wawancara dengan informan penelitian yaitu terdiri dari anggota DPRD Medan periode 2014-2019, Ketua-Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC), sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), kemudian juga sumber data dipilih secara purposive sampling dari para narasumber. Teknik analisis data dengan reduksi data dan verifikasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teori komunikasi interpersonal dalam menjalin hubungan dengan bentuk komunikasi langsung dan tatap muka. Hasil penelitian didapatkan bahwa komunikasi politik yang dilakukan PPP diawali dengan bentuk komunikasi yang terdiri dari identifikasi, legitimasi, partisipasi, penetrasi dan distribusi kemudian dengan tahapan perencanaan komunikasi yaitu mengedepankan nilai-nilai Islam, merangkul tokoh-tokoh agama dan dengan marketing politik.