Ryan Gredy Aprianno
Penciptaan Seni Musik Bara, Penciptaan Dan Pengkajian Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH ETUDE TERHADAP TEKNIK PERMAINAN GITAR KLASIK DAN GITAR ELEKTRIK Ryan Gredy Aprianno
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2020): JULI 2020
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v2i2.740

Abstract

Banyak gitaris yang memainkan gitar klasik dan gitar elektrik secara beriringan. Namun banyak dari mereka yang merasakan bahwa kedua teknik permainan gitar tersebut agak bertolak belakang dan saling mempengaruhi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjembatani antara teknik permainan gitar klasik dan gitar elektrik. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan studi kasus, kajian pustaka dan karya dengan memanfaatkan jurnal online, buku serta partitur karya. Hasilnya adalah teknik permainan gitar klasik dan elektrik yang agak bertolak belakang tersebut dapat diatasi salah satunya dengan cara memainkan etude. Etude tersebut terdiri dari teknik-teknik permainan yang khas terdapat pada gitar klasik dan gitar elektrik. Selain itu teknik-teknik permainan yang khas tersebut dapat dikombinasikan sehingga menghasilkan teknik hybrid antara gitar klasik dan gitar elektrik. Dengan tujuan, gitaris klasik dan gitaris elektrik yang memainkan kedua gitar tersebut secara beriringan akan mengetahui teknik-teknik permainan yang khas terdapat pada gitar klasik dan gitar elektrik. Serta mengaplikasikan teknik hybrid tersebut kedalam permainan gitarnya, sehingga gitaris bisa melatih kedua teknik permainan gitar tersebut secara bersamaan, tanpa meninggalkan salah satunya.Many guitarists play classical guitar and electric guitar simultaneously. But many of them feel that the two guitar playing techniques are somewhat contradictory and influence each other. The purpose of this study is to bridge the technique between classical guitar and electric guitar. The methodology used in this research is a case study approach, literature review and works by utilizing online journals, books and scores of works. The result is that the classical and electric guitar playing techniques are somewhat contradictory, one of which can be overcome by playing etude. Etude consists of techniques that are typical of the game found on the classical guitar and electric guitar. In addition, these typical playing techniques can be combined to produce a hybrid technique between a classical guitar and an electric guitar. With the aim, the classical guitarist and the electric guitarist who play both guitars together will know the game techniques that are typical found on the classical guitar and the electric guitar. As well as applying these hybrid techniques into his guitar playing, so the guitarist can practice both guitar playing techniques simultaneously, without leaving one of them.
Karya Gredytude Sebagai Media Pembelajaran Mata Kuliah Mayor Gitar Ryan Gredy Aprianno
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol. 6 No. 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v6i1.16485

Abstract

Gitar Klasik merupakan salah satu mata kuliah instrumen yang dimiliki oleh Prodi Pendidikan Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta. Namun masih banyak mahasiswa yang belum menguasai teknik permainan gitar klasik atau bahkan belum pernah memainkan ataupun mengenal gitar klasik. Hal itu tentu saja mengganggu jalannya perkuliahan pada mata kuliah gitar, sehingga harus ditemukan upaya konkrit dan konseptual sebagai usaha mengatasi masalah tersebut dengan cara memberikan sebuah pola latihan melalui karya etude yang berjudul Gredytude. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan practice led research. Selain itu untuk mendukung penelitian ini juga menggunakan metode ceramah, pembahasan partitur, diskusi, praktik, dan demonstrasi bersama pakar.