Anastasia Sulistyawati
Politeknik Internasional Bali

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Lantera Widya

PAGELARAN FESTIVAL IMLEK BERSAMA 2023 BEKERJASAMA DENGAN INTI BALI Anastasia Sulistyawati
Jurnal Lentera Widya Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Lantera Widya Juni 2023
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/lenterawidya.v4i2.630

Abstract

Selain rasa syukur dan harapan keberuntungan, momen Imlek juga sangat lekat dengan keharmonisan. Imlek dapat digunakan sebagai momentum awal menjaga keharmonisan antar etnis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam hal ini toleransi dalam keberagaman menjadi pesan penting dari perayaan Imlek. Khususnya di Kota Denpasar, pemerintah kota saat ini sedang menggaungkan kembali Denpasar sebagai Kota Toleransi. Denpasar, Kotaku Rumahku, menjadi rumah bersama bagi semua masyarakat Denpasar yang berasal dari berbagai etnis, bangsa, agama, dan golongan. Toleransi dan keharmonisan yang selalu dijunjung tinggi untuk menciptakan persatuan antar semua golongan sebagai upaya dapat menatap dengan optimistis semua tantangan ke depannya. Dampak Pandemi Covid-19 terutama pada sektor ekonomi dan pariwisata, sangat dirasakan umat manusia dari berbagai etnis, bangsa, agama dan golongan. Melalui pesan toleransi dan keharmonisan inilah saatnya kita bersama-sama berupaya mempercepat pemulihan sektor ekonomi dan pariwisata pasca pandemi. Berangkat dari kondisi ini, institusi Politeknik Internasional Bali yang bekerjasama dengan INTI Bali untuk turut merangkul keberagaman yang dapat memperkaya Kota Denpasar sebagai kota berbudaya dalam spirit Vasudhaiva Kutumbakam (menyama braya/persaudaraan) dan meneguhkan Denpasar sebagai Kota Toleransi melalui kegiatan Festival Imlek Bersama 2023. Hasil yang dicapai adalah meningkatnya daya tarik pariwisata di Kota Denpasar sebagai upaya pemulihan ekonomi pasyarakat pasca pandemi Covid-19, melalui parade nusantara yang berlangsung di sepanjang jalan Gajah Mada hingga kawasan Catur Muka serta terselenggarakannya festival kuliner dan festival musik yang dimeriahkan dengan penampilan Agung Ocha, Gus Wicak, dan Gede Kurniawan.