Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : INOVTEK POLBENG

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMBANGUNAN TURAP PULAU BENGKALIS Oni Febriani; Boby Rahman; Dedi Enda
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1413.814 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1032

Abstract

Pulau Bengkalis merupakan salah satu pulau yang ada di Pulau Bengkalis Propinsi Riau, dengan kondisi tanah yang didominasi oleh tanah lunak dan tanah gambut. Dengan kondisi tanah seperti itu maka bagian pinggir drainase alami seringkali terjadi keruntuhan, sehingga Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan giat membangun dinding penahan tanah berupa turap di Pulau Bengkalis untuk mengatasi permasalahan tersebut, dengan makin meningkatnya pembangunan turap di Pulau Bengkalis maka diperlukan penyusunan data penyebaran pembangunan turap di Pulau Bengkalis dengan menggunakan sistem informasi geografis, sehingga dengan terdatanya pembangunan turap di Pulau Bengkalis, memberikan kemudahan untuk mengetahui peningkatan pembangunan turap dari tahun ke tahunnya. Pada penelitian ini dilakukan survey lapangan, dan pengolah data dengan perangkat lunak, MapSource, Arcmap 10.1 serta di integrasikan dengan data koordinat GPS map 62CSx, untuk mendapatkan hasil pemograman Sistem Informasi Geografis, Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode Penelitian Deskriptif, artinya pengumpulan data dan dokumentasi. Dari penelitian ini diperoleh pembangunan turap pada tahun 2013 didapat 17 titik, tahun 2014 didapat 17 titik, tahun 2015 didapat 44 titik dan 2016 didapat 57 titik, dengan kerusakan turap yang ada di Pulau Bengkalis yaitu rusak ringan, rusak sedang, rusak total dan dalam kondisi baik.
RANCANGAN DAN BANGUN KINCIR AIR DAN PULLEY SEBAGAI PENUNJANG KINERJA PLTMH Wan Muhammad Faizal; Oni Febriani
INOVTEK POLBENG Vol 5, No 2 (2015): INOVTEK POLBENG VOL 5 NO.2, Tahun 2015
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v5i2.41

Abstract

Abstrak Dalam usaha meningkatkan mutu kehidupan dan pertumbuhan ekonomi  pedesaan, energi listrik memiliki peranan yang sangat penting. Desa Lubuk Muda Kec. Siak Kecil, Kab.Bengkalis memiliki potensi aliran sungai (kanal)  yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Bangunan PLTMH yang akan dirancang dan dibangun ini akan menggunakan saluran air dengan penambahan pipa pesat dalam saluran air, kincir air, dan sistem kelistrikan. Pada penelitian ini difokuskan untuk merancang dan membuat kincir air dan pulley yang sesuai untuk menunjang kinerja dari   sistem PLTMH. Hasil pangujian di lapangan dan ditunjang dengan pemilihan peralatan   yang tepat, maka hasil rancang bangun PLTMH ini diperoleh kapasitas daya pembangkitan sebesar 3,3 kW . Angka  ini masih ada perberbedaan jika dibandingan dengan daya teoritis pada perancangan yang sebesar 4,26 kW. Sehingga secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pembangkit listrik ini baru mencapai tingkat akurasi sebesar 77% dari yang diharapkan. Kata kunci : PLTMH, Kincir Air, Saluran Air, Pulley
PERANCANGAN BETON PRACETAK UNTUK PERKERASAN JALAN LINGKUNGAN DI PULAU BENGKALIS Armada Armada; Oni Febriani
INOVTEK POLBENG Vol 4, No 2 (2014): INOVTEK VOL.4 NO 2 - 2014
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.899 KB) | DOI: 10.35314/ip.v4i2.109

Abstract

Abstrak Pelaksanaan pekerjaan jalan lingkungan di pulau Bengkalis umumnya dilaksanakan menggunakan metode cor langsung sehingga pengawasan proses pelaksanaan sulit terkontrol dalam hal pengendalian proporsi campuran dan pekerjaan perawatan beton yang mengakibatkan mutu beton yang disyaratkan  sulit dicapai. Selain permasalahan kualitas pekerjaan metode ini juga menimbulkan masalah penutupan jalan dalam waktu yang relatif lama sehingga mengganggu akses masyarakat. Penggunaan  beton pracetak menjadi diharapkan menjadi solusi karena dibuat dilokasi fabrikasi yang kualitasnya lebih terjamin dan waktu pelaksaan lebih singkat namun dalam pelaksanaanya dilapangan memerlukan  pekerjaan tambahan yaitu pengangkatan dan penyambungan elemen beton pracetak,  untuk itu dilakukan serangkaian penelitian dalam rangka mendapatkan dimensi blok  beton yang masih memungkinkan untuk diangkat secara manual dan merancang bentuk sambungan yang praktis dan kuat. Dari hasil rancangan didapat bahwa metode sambungan antar elemen pracetak dengan menggunakan jenis sambungan bibir berkait, baik arah memanjang maupun arah melebar dapat dilaksanakan namun diperlukan ketelitian ukuran yang dibuat. Dimensi blok pracetak dibuat 0,5mx0,15mx1,5m dapat digunakan untuk membuat jalan lingkungan lebar 3m. Dari hasil uji coba pengangkatan elemen pracetak dengan tenaga manusia masih dapat dilakukan karena berat setiap elemen berkisar 180 kg dan tulangan angkat yang dipasang kuat menahan beban yang ditandai dengan tidak adanya cacat pada tulangan dan beton setelah proses pengangkatan. Kata kunci : Jalan, perkerasan, beton pracetak