Haryo Sulistyarso
Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITS

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penataan Kembali Area PKL Kuliner Yang Ramah Pejalan Kaki Di Jalan Pejanggik Kota Mataram A. W., Riana Rizki; Sunarti B. D., Endang Titi; Sulistyarso, Haryo
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi adalah merumuskan desain penataan ulang PKL kuliner Jalan Pejanggik yang juga ramah bagi pejalan kaki. Tujuan ini berangkat dari kondisi eksisting bahwa Jalan Pejanggik dikenal sebagai kawasan dengan potensi kuliner malam hari oleh masyarakat dan pendatang. Sebagai sebuah jalan kolektor primer, Jalan Pejanggik juga memiliki potensi ruang-ruang parkir dan jalur pejalan kaki yang memadai. Sayangnya potensi-potensi tersebut tidak diiringi dengan penataan yang baik, sehingga terjadi benturan kepentingan antara PKL kuliner, pejalan kaki, dan pengguna ruang lainnya. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan yang dilakukan menggunakan kriteria-kriteria penataan PKL kuliner dan jalur pejalan kaki, yaitu tata guna lahan, keterhubungan, keindahan, kenyamanan, keamanan, dan kejelasan. Sebagai implementasi dari metode deskriptif evaluatif, selanjutnya digunakan analisis Walkthrough. Teknik analisis Walkthrough membantu dalam mendapatkan gambaran mengenai kondisi eksisting wilayah studi melalui pengamatan langsung oleh peneliti. Hasil studi adalah diperolehnya konsep desain, yaitu: a) Menciptakan area beraktivitas untuk masing-masing kegiatan, yaitu kegiatan PKL kuliner dan kegiatan berjalan kaki; b) Menciptakan area PKL kuliner yang memudahkan konsumen; c)Menciptakan ruang aktivitas PKL yang tidak mengganggu kepentingan pengguna ruang lainnya; d)Menciptakan area PKL kuliner yang rapi dan higienis; e)Mewujudkan sebuah area PKL kuliner yang mudah dikenali; f) Menciptakan sebuah area PKL kuliner yang aman bagi pejalan kaki; g) Mewujudkan area PKL kuliner yang dapat menarik minat pejalan kaki; h) Mewujudkan area PKL kuliner yang dapat memberi kenyamanan bagi pejalan kaki.Kata Kunci : Penataan Kembali, area PKL kuliner, Jalan Pejanggik
Healthy Urban Planning: Meaning of Sustainable Development to Improve the Quality of Human Life in the City Sulistyarso, Haryo
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 23 No 1 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 23, No. 1, 2007)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v23i1.4246

Abstract

Urban planning, as one of the first important process in developing a city, should also ac- commodate ethical dimensions of sustainable development which could promote health and the quali- ty of human life, through a harmonious relation between human and nature. A healthy city should meet the basic needs for all the city’s people, among others promoting a high health status and low levels of disease, a high degree of participation and control by the public over the decisions affecting their lives, health and wellbeing. Other planning policies and qualities of a healthy city are also discussed. Perencanaan kota, sebagai salah satu proses penting pertama dalam mengembangkan se- buah kota, seyogianya juga mengakomodasi dimensi etis pengembangan yang berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup manusia, melalui hubungan harmonis antara ma- nusia dan alam. Sebuah kota yang sehat wajib memenuhi kebutuhan dasar seluruh penghuni kota, an- tara lain peningkatan status kesehatan yang tinggi dan langka penyakit, tingkat keperansertaan yang tinggi dan kontrol ketat oleh masyarakat menyangkut putusan yang memengaruhi kehidupan, keseha- tan, dan kesejahteraannya. Didiskusikan pula kebijakan perencanaan dan kualitas kota sehat yang lain.