Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KAJIAN FAKTOR DOMINASI PENGARUH PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ANGKUTAN SUNGAI DI KABUPATEN MERAUKE Thelly S.H Sembor; Nikodemus Paliling
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Portal Sipil
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.334 KB)

Abstract

Suatu transportasi dikatakan baik, apabila waktu perjalanan cukup cepat, tidak mengalamikemacetan, frekuensi pelayanan cukup, aman dan kondisi pelayanan yang nyaman. Untukmencapai kondisi yang ideal seperti itu ditentukan oleh berbagai faktor yang menjadi komponentransportasi, yaitu kondisi prasarana, sistem jaringannya, kondisi sarana, serta yang tidak kalahpenting adalah sikap mental pemakai fasilitas transportasi itu sendiri.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihanangkutan sungai dan skenario terbaik untuk meningkatkan intensitas penggunaan angkutan sungaidi Kabupaten Merauke. Analisis data dilakukan dengan metode SPSS mencari korelasi dan dasarpengambilan keputusan dengan Analisis DurbinWatson. Hasil yang didapat dari penelitian iniadalah faktor sosio-demografi dapat diukur dengan, Kepemilikan Kendaraan Pribadi, Lokasitempat tinggal, Profesi / Pekerjaan, Tingkat pendapatan tiap bulannya. Faktor KarakteristikPergerakan dapat diukur dengan, Jarak lokasi tujuan yang di tempuh angkutan sungai,keterpaksaan menggunakan angkutan sungai, Maksut Perjalanan. Faktor Sistem PelayananTransportasi dapat diukur dengan, Tarif atau ongkos yang di keluarkan untuk melakukan satukali perjalanan, Kondisi alat transportasi sungai (armada angkutan), Jadwal keberangkatanangkutan sungai di masing-masing dermaga, beban barang yang bisa di angkut oleh angkutansungai.Skenario untuk meningkatkan intensitas penggunaan angkutan sungai dapat dilakukan denganmemberikan subsidi dari pemerintah kepada pemilik angkutan sungai sehingga tarif atau ongkosangkutan dapat berkurang, memperbaiki kualitas armada, merubah bentuk armada menjadi lebihbesar, dan sistem penjadwalan angkutan sungai yang tetap.
ANALISIS PERBANDINGAN PENURUNAN UMUR RENCANA DENGAN PEMELIHARAAN BERKALA BERDASARKAN BINA MARGA AKIBAT MUATAN BERLEBIH Thelly S.H Sembor; Bryan Ri Palwa Evan Tunu
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Portal Sipil
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.851 KB)

Abstract

Peran jalan dalam sistem transportasi di Provinsi Papua sangat vital khususnya didaerah Sentani– Jayapura. Namun dalam kenyataannya kondisi jalan sering mengalami penurunan kinerja(rusak) yang disebabkan oleh kegagalan kontruksi ataupun pemanfaatan yang menyimpang. Halini diperparah ketika jalan dilewati oleh truk-truk dengan muatan berlebih (overloading).Penanganan muatan lebih angkutan barang sampai saat ini masih belum dapat terwujud sepertiyang diharapkan. Terdapat banyak hal yang mengindikasi bahwa penanganan muatan lebih masihperlu diperbaiki.Perhitungan VDF menggunakan metode Bina Marga (1987). Perhitungan nilai sisa umurperkerasan menggunakan metode AASHTO (1993). Berdasarkan perhitungan diperolehpeningkatan VDF komulatif akibat muatan berlebih aktual di lapangan pada jalan PelabuhanJayapura sebesar 52,82% dan pada jalan Telaga Maya Sentani sebesar 172,26%. Penurunan umurrencana akibat muatan berlebih aktual dilapangan turun sebesar 11,4% dan pada jalan TelagaMaya Sentani 58,575% dari umur rencana (20 tahun).
PERENCANAAN TEKNIS SISI UDARA BANDARA FAWI DI KABUPATEN PUNCAK JAYA ADI DHARMA SUSANTO; THELLY SULA HENDRINA SEMBOR; DOMINGGUS BAKARBESSY
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 11 No 1 (2022): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.171 KB) | DOI: 10.58839/portal.v11i1.1065

Abstract

ABSTRAK Bandar udara di Fawi Kabupaten Puncak Jaya hanya dapat melayani pesawat kecil karena memiliki runway dengan panjang yang terbatas. Bandara Fawi merupakan bandar udara perintis yang melayani pesawat jenis Cessna Caravan. Bandara tersebut biasanya melayani paling banyak 3 kali penerbangan dalam 1 minggu. Saat ini bandara belum dilengkapi dengan fasilitas taxiway dan apron sehingga tempat menurunkan penumpang masih dilakukan pada runway. Untuk meningkatkan kapasitas bandara, perlu dilakukan penambahan panjang runway, pembangunan taxiway serta apron, dan untuk itu perlu dilakukan perencanaan teknis sisi udara di Bandara Fawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan banyak data sekunder. Sisi udara Bandara Fawi direncanakan berdasarkan Peraturan Persyaratan Teknis Pengoperasian Fasilitas Teknik Bandar Udara SKEP/77/VI/2005 dan perkerasan menggunakan metode CBR dan FAA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada runway perlu penambahan sepanjang 1.000 m dengan tebal perkerasan sebesar 19 cm untuk sub base course, 16 cm untuk base course, dan 11 cm untuk lapisan aspal, pembangunan taxiway dengan dimensi panjang 18 m dan lebar 78 m, serta apron dengan panjang 85 m dan lebar 78 m.
PENGEMBANGAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PDAM DI DISTRIK SENTANI KABUPATEN JAYAPURA HASNAWIYAH HASNAWIYAH; THELLY SULA HENDRINA SEMBOR; DOMINGGUS BAKARBESSY
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 11 No 1 (2022): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.797 KB) | DOI: 10.58839/portal.v11i1.1068

Abstract

ABSTRAK Pembangunan di Kabupaten Jayapura, khususnya Distrik Sentani semakin hari semakin meningkat dan semakin meningkat pula kebutuhan air bersih masyarakatnya. Distrik Sentani Kabupaten Jayapura memiliki jumlah penduduk ± 84.556 jiwa dan luas wilayah ± 79,80 Km2, dengan kata lain kepadatan penduduk Distrik Sentani Kabupaten Jayapura adalah 6.057 jiwa/Km2. Tujuan penelitian ini untuk merencanakan pengembangan jaringan distribusi air bersih demi pemenuhan kebutuhan air bersih di Distrik Sentani Kabupaten Jayapura sampai 10 tahun mendatang atau hingga tahun 2029. Proyeksi jumlah penduduk dihitung menggunakan metode aritmatik karena memiliki standar deviasi terkecil. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah pertumbuhan penduduk hingga tahun rencana adalah 141.391 jiwa dengan kebutuhan total air bersih sebesar 245,0867 liter/detik. Penyaluran air bersih dilakukan dengan sistem gravitasi. Air akan ditampung di reservoir berkapasitas 2312 m3 selanjutnya air didistribusikan ke daerah pelayanan. Simulasi jaringan pipa dilakukan dengan bantuan software Epanet 2.0. dengan sistem jaringan pipa dapat mendistribusikan air ke seluruh kampung di Distrik Sentani.
EVALUASI GEOMETRI JALAN PADA RUAS JALAN JAYAPURA 1 KM 41 S/D KM 50 (RUAS JALAN SENTANI – WARUMBAIN) Armyn Sosaris Gode; THELLY SULA HENDRINA SEMBOR; DEWI ANGGRAENI
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 11 No 2 (2022): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.546 KB) | DOI: 10.58839/portal.v11i2.1119

Abstract

Jalan Sentani-Warumbain merupakan bagian dari ruas Jalan Jayapura 1 yang berada pada Km 41 sampaidengan Km 50. Berdasarkan pengamatan visual, terdapat kondisi geometrik jalan yang kurang layak,misalnya tikungan yang memiliki jari-jari kecil/kurang yang tidak memenuhi standar perencanaan untukjalan nasional yang mempunyai kecepatan 60 Km/jam dengan jari-jari minimum 110 m, jarak antaralengkung yang terlalu berdekatan dan terdapat tanjakan yang melebihi kelandaian maksimum yangdizinkan Bina Marga, yaitu 10%. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi geometri jalan tersebutdengan merencanakan kembali geometrik jalan yang aman bagi penguna jalan sesuai persyaratan BinaMarga Tahun 1997, merencanakan perkerasan galian dan timbunan, menghitung LPA Klas III A dan LPBKelas III B yang efektif sesuai peraturan Bina Marga dan merencanakan estimasi biaya. Penelitian inimenggunakan metode studi lapangan dan pustaka, dengan beberapa parameter kajian antara lain:perhitungan geometrik jalan elemen horizontal dan vertikal, merencanakan hitungan volume cut and fill,analisis anggaran biaya dan produktivitas kerja. Data kondisi geometrik lapangan diperoleh daripengukuran theodolite dan GPS, yang diolah mengunakan Microsoft Excel dan Autocad Civil 3D. Hasildari pengolahan tersebut adalah gambar perencanaan jalan. Penelitian ini menunjukkan bahwa perlu adaperubahaan-perubahan trase yang harus dilakukan dengan memperhatikan faktor keamanan dan biaya yangekonomis.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BAKU DISTRIK SKANTO KABUPATEN KEEROM PURNOMO PURNOMO; THELLY SULA HENDRINA SEMBOR; DOMINGGUS BAKARBESSY
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 11 No 2 (2022): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.751 KB) | DOI: 10.58839/portal.v11i2.1120

Abstract

Sebagian masyarakat di Distrik Skanto Kabupaten Keerom belum mendapatkan pelayanan airbersih. Sementara itu air sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup manusia karena merupakankebutuhan yang mendasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk merencanakan pengembangansistem jaringan air baku dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakatDistrik Skanto berdasarkan sumber air yang ada. Menurut hasil kajian pada perencanaanpengembangan distribusi air baku di Distrik Skanto, disimpulkan bahwa kebutuhan air bersihuntuk penduduk di wilayah Distrik Skanto sampai dengan tahun 2033 diproyeksi sebesar 229,114liter/detik atau 0,229114 m³/detik.
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN JALAN PADA RUAS JALAN DOSAY- MARIBU DISTRIK SENTANI BARAT KABUPATEN JAYAPURA Jerid Runabari; Thelly Sula Hendrina Sembor; Arief Fath Atiya
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 12 No 1 (2023): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v12i1.1233

Abstract

Ruas jalan Dosay-Maribu merupakan salah satu jalan yang strategis karena merupakan jalan penghubung antar distrik di Kabupaten Jayapura. Jalan sepanjang 5 Km tersebut memiliki kondisi yang kurang baik pada beberapa ruas jalan dan diperkirakan akan menurunkan tingkat layanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan tingkat kerusakan jalan pada ruas jalan Dosay-Maribu. Tingkat kerusakan jalan dianalisis dengan menggunakan metode Bina Marga dan data diperoleh dari berbagai sumber, antara lain dari hasil observasi dan survei di lapangan. Hasil survei menunjukkan beberapa jenis kerusakan jalan, yaitu: retak kulit buaya, amblas, berlubang, pengelupas lapis permukaan, pelepasan butiran, retak pinggir, dan tambalan. Faktor-faktor penyebab kerusakan yakni: genangan air pada permukaan jalan yang tidak dapat mengalir akibat saluran drainase yang kurang baik, overtonase (kelebihan beban tonase) kendaraan, tebal perkerasan jalan tidak sesuai, lapis agregat yang tidak padat, kondisi kontruksi tanah yang tidak stabil, tidak dilakukan perawatan jalan secara berkala, dan pelaksanaan pekerjaan pengaspalan yang kurang baik. Berdasarkan urutan prioritas jalan, diperlukan program pemeliharaan berkala pada enam lokasi di ruas jalan Dosay-Maribu dan pemeliharaan rutin pada hampir sepanjang ruas jalan tersebut.