Mohammad Sukron Mubin
Universitas Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER MENURUT IBNU MISKAWAIH DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN MASA PANDEMI Mohammad Sukron Mubin
Reforma : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/rf.v9i2.319

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan pemikiran Ibnu Miskawaih mengenai pendidikan karakter dan implementasinya dalam proses pembelajaran pada masa pandemi. Penulisan artikel ini dilatarbelakangi oleh krisis moral yang terjadi dikalangan peserta didik yang dikarenakan mudahnya mengakses sosial media yang berisi publik figur yang melakukan tindakan yang kurang elok untuk dicontoh. Ibnu Miskawih merupakan tokoh filsafat islam yang memiliki pemikiran mengenai pendidikan karakter dalam kitabnya Tahdzib al-Akhlak. Beliau menjelaskan bahwa akhlak manusia terdiri dari empat pijakan yaitu menahan diri, keberanian, kebijaksanaan dan keadilan. Nilai-nilai karakter pemikiran Ibnu Miskawaih ini dapat dijadikan salah satu rujukan penerapan pendidikan karakter di Indonesia pada masa pandemi ini. Metode penulisan artikel ini menggunakan metode library research yaitu penelaahan terhadap buku, literatur, catatan, serta berbagai laporan yang berkaitan dengan permasalan yang ditulis.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL: STUDI KASUS TRADISI NGATURI DI DESA WATES, KECAMATAN WATES, KABUPATEN KEDIRI Mohammad Sukron Mubin
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jabi.v4i2.42361

Abstract

AbstrakIndonesia negara multikultural yang memilki beraneka budaya, ras, suku, agama, etnis dan tradisi. Salah satu tradisi yang ada di Indonesia adalah tradisi Ngaturi di Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Tradisi Ngaturi ini merupakan tradisi turun temurun yang diwariskan nenek moyang dan masih dilakukan hingga saat ini. Tradisi Ngaturi ini merupakan tradisi yang bertujuan untuk meminta restu dan memberi tahu masyarakat bahwa tuan rumah akan melaksanakan hajatan. Dalam pelaksanaan tradisi Ngaturi ini terdapat prosesi yang harus dilakukan. Melalui prosesi inilah memunculkan nilai-nilai multikultural yang terdapat di tradisi tersebut. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih jauh tentang pendidikan multikultural berbasis tradisi Ngaturi Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, dan juga nilai-nilai mengetahui nilai-nilai multikulturalisme yang terkandung pada tradisi Ngaturi Tersebut. Metode yang digunakan yakni kualitatif dengan dengan menggunakan model studi kasus dan library research melalui literatur-literatur yang relevan dengan tradisi Ngaturi tersebut.