Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AGAMA DAN SOSIOLOGI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN M. shohibul hilmi
Reforma : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/rf.v10i2.538

Abstract

Teori-teori sosiologi sudah umum diajarkan terdapat sejumlah kiprah pada kehidupan masyarakat, yaitu menjadi pembimbing & petunjuk pada kehidupan itu sendiri. Dalam Islam sendiri fungsi agama untuk mencapai kebahagiaan hayati baik di dunia & akhirat, secara rinci merupakan pemberi tuntunan mengenai arti & tujuan hayati pada dunia, kemudian agama  menaruh konsep mengenai arti & tujuan hayati, yaitu bahwa hayati itu menyembah Allah, seluruh perbuatan itu wajib dipertanggungjawabkan. Tapi agama secara sosiologis memiliki fungsi perekatan sosial, solidaritas sosial, baik sesama pemeluk agama juga sesama manusia.Rumusan perkara pada penelitian ini merupakan; 1. Bagaimana perspektif al-Qurán mengenai agama & sosial. 2. Bagaimana hubungan (korelasi) antara agama & sosiologi pada perspektif al-Qurán. Metode yang dipakai pada penelitian ini merupakan metode naratif historis. Kesimpulan pada penelitian ini merupakan; 1) Agama sebenarnya memiliki banyak sinonim dan makna. Dalam istilah bahasa Indonesia, religi digunakan untuk menyebut istilah religion (Inggris), religi (Belanda), din (Arab), dsb. Agama merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari dunia, termasuk manusia dan masyarakat. Masyarakat adalah produk manusia dan sebaliknya 2) Pada hakekatnya semua manusia yang hidup di muka bumi ini memerlukan petunjuk-petunjuk sebagai pedoman hidupnya, sehingga agama (Islam) membawa konsekuensi bagi setiap manusia untuk menuju  kebahagiaan dan menjadi kebutuhan pokok yang harus diikuti, dipatuhi, dikuasai dan diamalkan dalam kehidupan suatu hari nanti. 3) Hasil akhirnya adalah bahwa agama begitu fundamental bagi semua bentuk kehidupan manusia. Karena agama dapat membawa kedamaian, ketentraman dan kebahagiaan bagi manusia, karena tujuan kita bersama adalah mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Al-Qur'an dan Al-Hadits.
Agama dan Sosiologi dalam Perspektif Al-Qur’an M. SHOHIBUL HILMI; MOKHAMAD KHOIRUDDIN; EMY MOESTIKASARI; ANING ANING; USWATUN HASANAH
Reforma : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2022): 2022
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/rf.v11i1.659

Abstract

Teori-teori sosiologi sudah umum diajarkan terdapat sejumlah kiprah pada kehidupan masyarakat, yaitu menjadi pembimbing & petunjuk pada kehidupan itu sendiri. Dalam Islam sendiri fungsi agama untuk mencapai kebahagiaan hayati baik di dunia & akhirat, secara rinci merupakan pemberi tuntunan mengenai arti & tujuan hayati pada dunia, kemudian agama menaruh konsep mengenai arti & tujuan hayati, yaitu bahwa hayati itu menyembah Allah, seluruh perbuatan itu wajib dipertanggungjawabkan. Rumusan perkara pada penelitian ini merupakan; 1. Bagaimana perspektif al-Qurán mengenai agama & sosial. 2. Bagaimana hubungan (korelasi) antara agama & sosiologi pada perspektif al-Qurán. Metode yang dipakai pada penelitian ini merupakan metode naratif historis. Hasil akhirnya adalah bahwa agama begitu fundamental bagi semua bentuk kehidupan manusia. Karena agama dapat membawa kedamaian, ketentraman dan kebahagiaan bagi manusia, karena tujuan kita bersama adalah mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Al-Qur'an dan Al-Hadits.