Pembelajaran Membaca Kritis Integratif melalui Pembelajaran Berbasis Masalah: StrategiPembelajaran Bahasa Kurikulum 2013. Membaca merupakan medium untuk memperolehpengetahuan, hiburan, membuka dunia baru. Karena itu, pembelajaran membaca merupakan kegiatanyang penting untuk membentuk keterampilan berbahasa peserta didik. Dalam pelaksanaannya,membaca acapkali diajarkan secara terpisah dari keterampilan menyimak, berbicara, dan menulis.Padahal, Kurikulum 2013 tidak membagi-bagi pembelajaran bahasa menjadi empat keterampilanberbahasa sebagaimana kurikulum-kurikulum sebelumnya. Dengan demikian, akan sangatmenguntungkan bagi perkembangan kemampuan berbahasa siswa apabila keterampilan membacadiajarkan secara integratif, yaitu membaca sebagai tumpuan, sedangkan keterampilan berbahasalainnya secara bergantian dijadikan sebagai penunjang pembelajaran bahasa. Selanjutnya, anakdidik dilatih untuk berpikir kritis dengan menggunakan strategi membaca kritis. Hasil pencobaandi kelas menunjukkan bahwa kegiatan menggunakan bahasa dan hasil belajar secara otentikmeningkat tajam.Kata-kata kunci : pembelajaran membaca integratif, keterampilan membaca sebagai landastumpu, membaca kritis