Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Siswa pada Mata Pelajaran PKn melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Materi Sistem Hukum Nasional di Kelas Xa SMAN 1 Huu Jamaah Jamaah; Amin Amin
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 1 (2023): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v4i1.255

Abstract

Penelitian yang dilakukan berupa penelitian pengembangan model pembelajaran dan tindakan. Penelitian tindakan terikat dalam perencanaan dan pengimplementasiaan perangkat pembelajaran kooperatif tipe STAD. Tujuan penelitian ini untuk memperbaiki berbagai masalah yang timbul dalam pembelajaran PKn di kelas Xa SMAN 1 Huu Dompu sebagai berikut: 1) Untuk memperbaiki peningkatan pemahaman siswa pada mata pelajaran PKn dengan mengubah strategi pembelajaran; 2) Untuk melihat hasil dari strategi pembelajaran dengan melakukan observasi. Penelitian tindakan kelas melalui 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, yang dilaksanakan dalam dua siklus (tiap siklus dilakukan 2 kali tatap muka). Tehnis analisis yang digunakan kualitatif, pendekatan deskriftif dengan pendekatan kualitatif, pendekatan kualitatif digunakan mendeskripsikan kegiatan siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian bahwa hasil belajar siswa diperoleh 60%, rata-rata nilai ulangan pada siklus II naik sebesar 0,53 % dibanding kan rata-rata nilai ulangan  siklus I. Rata- rata nilai ulangan pada siklus III naik sebesar  1,02 % di dibandingkan dengan rata-rata nilai ulangan siklus  II. Dengan demikian pembelajaran kooperatif tipe STAD, pembelajaran PKn Lebih menyenangkan dan penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan pemahaman dan aktivitas proses belajar mengajar.
Strategi Guru dalam Meningkatkan Partisipasi Aktif Siswa Melalui Pendekatan Proyek di Sekolah Dasar M. Amin; Jumratul Aulyah
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jadika.v1i2.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui pendekatan proyek di Sekolah Dasar Negeri 29 Dompu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas dan siswa pada jenjang sekolah dasar, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran berbasis proyek yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan proyek. Pada tahap perencanaan, guru merancang kegiatan yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan siswa. Pada tahap pelaksanaan, siswa dikelompokkan secara heterogen dan diberikan tanggung jawab masing-masing untuk menyelesaikan proyek secara kolaboratif. Strategi ini mendorong siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam diskusi, kerja kelompok, dan presentasi. Guru juga berperan sebagai fasilitator yang memberikan arahan, motivasi, serta umpan balik secara berkala. Kendala seperti keterbatasan waktu dan fasilitas diatasi dengan kreativitas guru dalam memodifikasi sumber belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan proyek efektif dalam membangun keaktifan siswa, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta mengembangkan keterampilan sosial dan kognitif mereka secara seimbang.
Respon Guru Tentang Pelanggaran yang dilakukan Siswa (Studi Kasus di SDN 10 Pajo) Arifin Arifin; Sugerman Sugerman; M. Amin
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i3.81

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan rancangan studi kasus fenomenologis. Analisis data yang digunakan yaitu analisis fenomenologis. Hasil penelitian terhadap respon guru SDN 10 Pajo tentang pelanggaran siswa yaitu: 1) Pelanggaran siswa adalah perilaku menyimpang yakni dengan melanggar peraturan sekolah, sehingga mengganggu suasana belajar dan merugikan individu lain; 2) Bentuk pelanggaran siswa dikategorikan menjadi 2, yaitu perilaku mengganggu dan pelanggaran serius siswa. 3) terdapat 6 penyebab pelanggaran siswa yaitu: kondisi fisik, kurangnya perhatian orang tua (pendidikan moral dan dukungan ekonomi), metode pembelajaran guru yang kurang bervariasi (monoton), bahasa yang sulit dipahami siswa, lingkungan negatif, dan materi pelajaran terlalu banyak; 4) Cara mengatasi pelanggaran siswa, yaitu: pemberian model bagi siswa, teguran verbal, sanksi fisik, perhatian khusus, memanipulasi pemberian tugas, memberikan aktivitas pengganti, memanipulasi lokasi tempat duduk, memberikan pemahaman khusus, memberikan kisi-kisi belajar, berkomunikasi dengan orang tua, memberikan peraturan, memberikan pilihan baik-buruk, pembiasan, memberikan pengalaman gagal, memberikan motivasi, berkomukasi secara pribadi dengan siswa, dan dikembalikan kepada orang tua.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa SMA melalui Model Pembelajaran Picture And Picture M.Amin M.Amin
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2022): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v3i1.120

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dilatarbelakangi oleh belum tuntasnya hasil belajar siswa ini di sebabkan karna tidak sesuainya strategi pembelajaran yang di gunakan. Berdasarkan teori belajar sejarah, untuk memecahkan masalah tersebut maka peneliti mencoba menerapkan dengan menggunakan Model Picture and Picture Berbasis Microsoft Power Point dalam proses pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ini yaitu Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa yang belajar dengan model picture and picture berbasis Microsoft PowerPoin pada mata pembelajaran Sejarah, dari hasil pengolahan data penelitian, diperoleh persentase ketuntasan belajar pada Siklus I sebesar 83,87 %, pada Siklus II sebesar 87,10 % dari situ dilihat peningkatan dari masing-masing siklus I sampai siklus II sebesar 3,23%. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan pada siklus I kesiklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model picture and picture berbasis Microsoft Power Point dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X5 SMA Negeri I Manggelewa Tahun Pembelajaran 2021/2022.
Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Mulya Yusnarti; Putri Surya Damayanti; Asmedy Asmedy; M. Amin M. Amin; Jamaah Jamaah
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 3 (2022): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v3i3.178

Abstract

Audio Visual adalah alat-alat “audible” artinya dapat didengar dan alat-alat “visible” artinya dapat dilihat. Alat-alat Audio Visual gunanya untuk membuat cara berkomunikasi menjadi efektif, media audio visual seperti film bersuara, video, televise, dan sound slide. Dengan karakteristik yang lebih lengkap, media Audio Visual memiliki kemampuan untuk dapat mengatasi kekurangan dari media audio atau media Visual saja, media audio visual bisa sangat membantu pendidik dalam proses kegiatan belajar mengajar. Cara peserta didik dalam menerima materi yang disampaikan itu berbeda-beda, ada yang cepat menggunakan media audio (pendengaran) dan ada juga yang cepat menggunakan media visual (penglihatan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 26 Dompu tahun pembelajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V yang berjumlah 16 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui pretest dan posttest kemudian dianalisis menggunakan uji t-test. Berdasarkan tes awal diperoleh rata-rata kelas V sebesar 70. Hasil tes akhir menunjukan rata-rata kelas V sebesar 89. Data tes akhir kelas V, sampel dianalisis menggunakan uji-t. hasil uji-t diperoleh thitung sebesar -12,318 dan ttabel 1,753. Diperoleh thitung lebih besar dari pada ttabel pada taraf kesalahan 5% dan df 15. Berdasarkan hipotesis yang diajukan terdapat pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual terhadap hasil belajar IPA Terpadu siswa kelas V SDN 26 Dompu pembelajaran 2021/2022.
Optimalisasi Penggunaan Teknologi Sebagai Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar Kabupaten Dompu Jama,ah Jama,ah; Amin Amin
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 9 No 1 (2026): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v9i1.4629

Abstract

Pada artikel bertujuan untuk membahas mengenai pemanfaatan perkembangan teknologi sebagai media pembelajaran di sekolah. Dalam melaksanakan penelitian ini, penulis melakukan pencarian literatur yang relevan melalui studi kepustakaan dengan tujuan menjawab pertanyaan penelitian yang diajukan dan menyajikannya secara deskriptif. Hasil pembahasan menunjukkan bahawasnnya Untuk memanfaatkan media pembelajaran secara optimal, penting bagi pendidik untuk memperoleh wawasan yang komprehensif mengenai karakteristik media tersebut dan kebutuhan dalam pembelajaran. Pendekatan teknologi harus dikendalikan oleh pendidik, bukan sebaliknya. Ketika menghadapi keterbatasan fasilitas atau kendala teknis lainnya, pendidik perlu melakukan inovasi. Mereka dapat memanfaatkan segala hal yang ada, termasuk lingkungan sekitar, untuk mengantarkan informasi pembelajaran dengan cara yang praktis dan aplikatif.