Fauzan Effendi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

METODE PEMBELAJARAN MEMBUAT KOMIK DALAM UPAYA PENINGKATAN BUDAYA LITERASI DI PKBM MELATI INDONESIA Fauzan Effendi
Jurnal AKRAB Vol. 8 No. 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51495/jurnalakrab.v8i1.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan, pertama untuk mendeskripsikan keefektifan metode pembelajaran membuat komik dalam meningkatkan budaya membaca peserta didik PKBM Melati Indonesia, kedua untuk melakukan analisa kendala-kendala yang di alami dalam pelaksanaan metode pembelajaran membuat komik. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dikarenakan dilakukan pada latar yang alamiah dengan kontek suatu keutuhan. Manusia sebagai alat, bersifat deskriptif yang menggambarkan situasi dan pandangan dunia secara deskriptif dengan data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, diagram bukan angka, serta lebih mementingkan proses dari pada hasil. sifat penelitian ini ada tiga teknik pengumpulan data yang penulis lakukan dalam penelitian ini seperti apa yang disampaikan oleh Bogdan dan Biklen yaitu, (1) wawancara mendalam (in depth interview); (2) observasi partisipan (participant observation); dan (3) Studi dokumentasi. Hasil Peneltian ini menunjukkan bahwa, Metode yang diajarkan ke peserta didik terlihat ada peningkatan dalam budaya literasi di PKBM Melati Indonesia dan bahkan menghasilkan karya yang sudah diakui oleh masyarakat sekitar. Dari temuan tersebut artinya bahwa metode tersebut cukup efektif sekaligus metode ini bisa menambah atau melengkapi metode-metode pembelajaran yang sudah ada sebelumnya. Metode pembelajaran ini perlu penyempurnaan dan penggunaan di tempat lain yang mungkin bisa jadi ada dinamika lain dalam penerapan metode tersebut. Masih adanya kendalakendala dalam penerapannya, khususnya ketika dipakai dalam matapelajaran tertentu contohnya matematika yang berisi angka-angka.