Samsu .
Dosen Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Kendari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK PEMBANGUNAN PESISIR PANTAI TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI Samsu .
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 10, No. 2, November 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.597 KB) | DOI: 10.31332/ai.v10i2.340

Abstract

AbstractThis paper focuses on the impact of coastal development on thesocioeconomic conditions of fishing communities in Abeli district, Kendari of Southeast Sulawesi. This study resulted the finding that the coastal development activities have an impact on changes in socio-economic conditions of fishing communities which include: Coastal development leads to increasing income of fishing communities of Punggawa-Sawi generally above the high category. This has implications on the socioeconomic changes of fishing communities towards a better, improved housing conditions, improving the conditions of public health,environmental hygiene, the network system of production and distribution of seafood, there are opportunities for fishing product, as well as the modernization of the system of fishing. Key Words: Fishing Community, environment, production anddistribution, system of fishing. Abstrak Tulisan ini difokuskan pada bagaimana dampak pembangunan pesisir pantai terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan di Kecamatan Abeli Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa kegiatan pembangunan pesisir pantai berdampak pada perubahankondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan yang meliputi: Pembangunan pesisir pantai mendorong terjadinya peningkatan pendapatan masyarakat nelayan Punggawa-Sawi yang pada umumnya berada di atas kategori tinggi. Kondisi ini berimplikasi pada terjadinya perubahan sosial ekonomi masyarakat nelayan ke arah yang lebih baik, perbaikan kondisi perumahan, semakin membaiknya kondisi kesehatan masyarakat, kebersihan lingkungan, sistem jaringan produksi dan distribusi hasil laut, terbuka peluang usaha perikanan, serta terjadinya modernisasi pada sistem penangkapan ikan. Hambatan nelayan dalam memperbaiki taraf ekonominya adalah tingkat pendidikan dan pelatihan yang rendah, kurangnya alat produksi, sistem bagi hasil, serta faktor pemasaran dan harga ikan. Faktor pemasaran di lokasi ini relatif dapat teratasi dengan baiknya jalur transportasi, banyaknya usaha pengeringan ikan, dan dimanfaatkannya ikan kecil sebagai pakan udang. Kata Kunci: Dampak pembangunan, Pesisir Pantai, produksi dan distribusi, sistem perikanan