This Author published in this journals
All Journal Empowerment
Neneng Nuraida
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN IBU DALAM MENDIDIK ANAK DI BKB RAHAYU Neneng Nuraida
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, No 2, September 2012
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.111 KB) | DOI: 10.22460/empowerment.v1i2p65-76.617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penyuluhan Alat Permainan Edukatif (APE)  untuk usia 0 – 1 tahun terhadap peningkatan kemampuan ibu  yang dilaksanakan BKB RAHAYU Penelitian ini dilakukan pada ibu – ibu peserta Penyuluhan Alat Permainan Edukatif (APE) yang mempunyai anak usia 0 – 1 tahun yang berjumlah 20 orang dan 1 orang kader sebagai responden dalam peneltian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan teknik deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket untuk peserta penyuluhan yang berisi 40 butir soal meliputi aspek Kognitif, Afektif dan Psikomotor. Wawancara dilakukan kepada kader untuk mengetahui kebenarannya. Dokumen pendukung digunakan peneliti untuk menguatkan analisis data. Penyuluhan Alat Permainan Edukatif (APE) memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada ibu bagaimana APE yang baik dan sesuai untuk anak  usia 0 – 1 tahun. Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat menunjukkan bahwa secara keseluruhan Alat Permainan Edukatif (APE) untuk usia 0 – 1 tahun yang berlangsumg di BKB RAHAYU, didapatkan jumlah prosentase melalui 3 indikator yaitu Kognitif sebanyak 40,25%, Afektif sebanyak 45%, dan Psikomotor 56,11%. Dengan demikian disarankan agar BKB RAHAYU beserta kadernya terus agar terus menggali dan mencari materi tentang Alat Permainan Edukatif (APE) dan menambah kreatifitas model Alat Permainan Edukatif (APE) lagi agar lebih menarik. Bagi peserta penyuluhan, diharapkan dapat menambah partisipasinya terlebih meluangkan waktu sejenak untuk memberikan perhatian terhadap materi Alat Permainan Edukatif (APE) yang disampaikan oleh kader.