Margaretha Martha Anance Apituley
Universitas Kristen Indonesia Maluku

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Melawan Ritual Pengurbanan Manusia: Kritik Naratif Kejadian 22:1-19 dari Perspektif Spiritualitas Pro Hidup Edward Jakson Turalely; Margaretha Martha Anance Apituley
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 7, No 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30648/dun.v7i1.644

Abstract

Abstract. The narrative of Genesis 22:1-19 has been the object of debate among Old Testament scholars. Even in this context, Genesis 22:1-19 is often used to legitimize actions that are not pro-life. Therefore, this paper aimed to reinterpret Genesis 22:1-19 using narrative criticism with a pro-life spirituality perspective. In this study, it was found that Genesis 22:1-19 narrative intends to emphasize the idea of pro-life, which was initiated by God. In the threat of religious rituals, God reveals His work of salvation. In the end, the pro-life idea in the Genesis 22:1-19 narrative can provide today’s inspiration in struggling for life for the entire creation.Abstrak. Narasi Kejadian 22:1-19 telah menjadi salah satu bahan perdebatan di kalangan ahli Perjanjian Lama. Bahkan, dalam konteks masa kini, teks tersebut sering dijadikan legitimasi terhadap tindakan yang tidak pro hidup. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk menafsir kembali Kejadian 22:1-19 menggunakan kritik naratif dengan perspektif spiritualitas pro hidup. Dalam kajian ini ditemukan bahwa Kejadian 22:1-19 hendak mempertegas gagasan pro hidup, yang dipelopori oleh Allah. Di tengah-tengah ancaman ritual-ritual keagamaan, Allah menyatakan karya keselamatan-Nya. Pada akhirnya, gagasan pro hidup dalam narasi Kejadian 22:1-19 dapat memberikan inspirasi dalam konteks masa kini tentang pentingnya memperjuangkan hidup seluruh ciptaan.
Edukasi Pentingnya Vaksinasi dan Protokol Kesehatan 5M dalam Menghadapi COVID-19 pada Jemaat Waai Margaretha M. A. Apituley; Febryanti Sariwating; Aprilia F. Telussa; Stephany B. Sopacua; Helenna M. Tahitu; Wenly Lekahena; Mansye Ruhulesin; Megawatty Wuarlela; Adventia Liklikwatil; Jelly V. D. Tahitu
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku687

Abstract

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Infeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan pertamakali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua Negara termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan. Di Indonesia masuk pada awal Maret 2020. Dengan adanya virus corona ini pemerintah mengambil banyak tindakan salah satunya adalah Vaksinasi untuk mencegah atau meminimalisir penularan Covid 19 khususnya di Indonesia, namun yang menjadi masalahnya adalah banyak masayarakat yang masih acuh tahu dengan Vaksinasi ataupun dengan Protokol kesehatan 5M. Untuk membantu upaya pemerintah dalam mengahadapi masalah ini maka, Mahasiswa KKN Universitas Kristen Indonesia Maluku Fakultas Theologi Angkatan 2021 akan melakukan program-program guna mengedukasi masyarakat akan pentingnya Vaksinasi dan Protokol Kesehatan 5 M dalam menghadapi Virus Corona, selain itu Kegiatan KKN ini juga mengangkat masalah sampah yang terjadi di jemaat focus kelompok. Kegiatan dilakukan secara berkelompok dan dibimbing oleh instruktur KKN secara online. Setiap program akan dilakukan baik secara online maupun offline dengan penerapan protokol Kesehatan, program-program tersebut antara lain, sosialisasi vaksinasi dan protokol kesehatan 5M, Pembagian Masker dan Pembuatan Video Kreatif Vaksinasi dan beberapa kegiata lainnya sebagai pendukung. Semua kegiatan ini diharapkan untuk membantu dan membangun kesadaran Masyarakat untuk dapat mencegah Virus Corona ataupu menyelesaikan msalah yang ada dalam jemaat Waai. Kegiatan kelompok akan di khususkan pada jemaat Waai Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.