Solikhah Solikhah
Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of the Selection of Birth Aid in Lebiti Village, Togean District, Tojo Una-Una Regency Nur Afni Imbran; Sitti Nur Djannah; Solikhah Solikhah
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6 (2021): Special Issue GINC
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1504.755 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6iS1.1032

Abstract

Ensuring that maternal deliveries are assisted by trained health personnel such as midwives, doctors or nurses who have been educated and trained to master the appropriate skills to manage normal pregnancy and the puerperium, are able to identify management and make referrals for complications to mothers and newborns is one of the efforts to reduce maternal and newborn mortality and morbidity. This study aims to determine in-depth the determinants that influence pregnant women in choosing birth attendants. Using this type of qualitative research, with in-depth interviews and observations. The informants in this study were 6 mothers who had given birth, 1 village midwife, and 1 non-medical worker (traditional birth attendant). The results of interviews conducted showed that the mother's decision in choosing birth attendants was influenced by knowledge, culture, traditional birth attendant services and access to health care facilities that were quite far away. Abstrak: Memastikan persalinan ibu ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih seperti bidan, dokter atau perawat yang telah dididik dan dilatih untuk menguasai keterampilan yang tepat untuk mengelola kehamilan normal dan nifas, mampu mengidentifikasi manajemen dan membuat rujukan komplikasi kepada ibu dan bayi baru lahir. merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan ibu dan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam determinan yang mempengaruhi ibu hamil dalam memilih penolong persalinan. Menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan wawancara mendalam dan observasi. Informan dalam penelitian ini adalah 6 ibu bersalin, 1 bidan desa, dan 1 tenaga non medis (dukun bersalin). Hasil wawancara yang dilakukan menunjukkan bahwa keputusan ibu dalam memilih penolong persalinan dipengaruhi oleh pengetahuan, budaya, pelayanan dukun bayi dan akses ke fasilitas pelayanan kesehatan yang cukup jauh.
DETERMINAN PERILAKU WANITA USIA SUBUR DALAM UPAYA DETEKSI DINI IVA TEST DI PUSKESMAS MPUNDA KOTA BIMA MUTMAINNI MUTMAINNI; SOLIKHAH SOLIKHAH; TRI WAHYUNI SUKESI
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i2.10034

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini untuk menganalisis determinan perilaku wanita usia subur dalam upaya deteksi dini IVA Test di Puskesmas Mpunda Kota Bima. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bima cakupan deteksi dini kanker leher rahim di Kota Bima termasuk daerah yang memiliki cakupan rendah dalam deteksi dini kanker leher rahim dengan metode IVA. Berdasarkan analisis masalah maka rumusan masalah yang didapat yakni, dianalisis deterninan perilaku wanita usia subur dalam deteksi IVA test di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda Kota Bima Tahun 2024. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 240 wanita usia subur usia 30 tahun- 50 tahun, dengan sampel sebanyak 79 responden. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan pendidikan, pengetahuan, peran suami, peran tenaga kesehatan dan peran kader dengan perilaku WUS dalam deteksi dini IVA test nilai p value <0,05. Hasil menunjukkan tidak ada hubungan motivasi dan sosial budaya dengan perilaku WUS dalam deteksi dini IVA test. Berdasarkan hasil uji regresi logistik bahwa tingkat pendidikan menjadi variabel yang dominan berhubungan dengan dengan perilaku WUS dalam melakukan IVA test di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda Tahun 2024. Kesimpulan: Berdasarkan hasil disimpulkan bahwa variabel yang dominan berhubungan dengan perilaku WUS dalam melakukan IVA test di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda Tahun 2024 adalah pendidikan. Bagi Puskesmas Mpunda disarankan untuk mewajibkan setiap WUS yang ingin ber KB untuk juga melakukan deteksi dini IVA test, dengan demikian cakupan deteksi dini akan meningkat bersamaan dengan program lainnya. Bagi tenaga kesehatan untuk lebih meningatkan edukasi kepada masyarakat terkait manfaat deteksi dini kanker leher rahim dengan IVA test. Sosialisai paling efektif melalui dokter yang memeriksa pasien, dengan demikian informasi yang didapatkan lebih akurat dan pasien dapat berkonsultasi.