Oman Rokhman
Sekolah Tinggi Kesehatan Bina Putra Bajar,Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH POLA AKTIVITAS FISIK DAN KETURUNAN TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 3 BANJAR TAHUN 2017 Oman Rokhman
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

. Saat ini gizi lebih dan obesitas merupakan epidemik di negara maju, seperti Australia, New Zealand, Singapura dan dengan cepat berkembang di negara berkembang, terutama populasi kepulauan Pasifik dan negara Asia tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola konsumsi, aktivitas fisik, keturunan dan faktor risiko yang dominan terhadap kejadian obesitas pada anak sekolah dasar negeri 3 Banjar di Kota Banjar. Jenis penelitian ini adalah kasus – kontrol dengan sampel penelitian adalah anak sekolah dasar yang berusia 10 – 12 tahun, kelas IV, V dan VI sebanyak 196 sampel masing – masing : 98 kasus dan 98 kontrol. Pengambilan sampel dilakukan secara stratified random sampling, analisa data dilakukan dengan uji statistik univariat, bivariat dan multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian pada analisa bivariat menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara asupan energi (p = 0,0001; OR = 28,36), asupan lemak (p = 0,0001; OR = 24,59), asupan protein (p = 0,0001; OR = 2,72), frekuensi makan (p = 0,0001; OR = 59,33), jenis makanan (p = 0,0001; OR = 34,15), aktivitas sedang (p = 0,0001; OR = 17,33), aktivitas berat (p = 0,0001; OR = 26,41), status gizi bapak (p = 0,001; OR = 3,63), status gizi ibu (p = 0,004 OR = 2,68), terhadap kejadian obesitas pada siswa sekolah dasar negeri 3 Banjar. Hasil uji regresi logistik sebagai variabel yang paling dominan yang berpengaruh terhadap kejadian obesitas adalah variabel asupan lemak (OR = 96,46). Kejadian obesitas pada siswa sekolah dasar negeri 3 Banjar, dipengaruhi oleh variabel asupan lemak, asupan energi, frekuensi makan, jenis makanan dan aktivitas fisik terutama aktivitas fisik berat dan sedang, sedangkan variabel keturunan tidak berpengaruh. Sesuai dengan hasil penelitian disarankan untuk menggiatkan kembali monitoring status gizi siswa melalui UKS yang telah ada, mengadakan penyuluhan pola hidup sehat secara berkala, penyuluhan gizi.