Isyeu Sriagustini
Sekolah Tinggi Kesehatan Bina Putra Bajar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TB PARU PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATARUMAN II KOTA BANJAR Isyeu Sriagustini
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penyakit menular sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat dan menjadi penyebab kesakitan dan kematian utama khususnya dikalangan masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok rentan. Salah satu penyebab utama kesakitan di negara-negara berkembang adalah penyakit tuberkulosis paru (TB paru). Penyakit TB paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, kuman tersebut biasanya masuk kedalam tubuh manusia melalui udara pernapasan ke dalam paru kemudian menyebar dari paru ke bagian tubuh lainnya. Melihat semakin banyaknya penularan penyakit TB paru pada anak maka perlu dilakukan penelitian tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian TB paru pada anak. Dalam analisis ini dilakukan pengujian statistik dengan Chi-square dan perhitungan Odds Ratio (OR). Faktor risiko yang terbukti berpengaruh terhadap kejadian TB paru pada anak berdasarkan analisis multivariat yaitu riwayat kontak penderita TB paru BTA positif (p=0,010 dan OR=4,020 CI 95%=1,404-11,508) dan status gizi (p=0,002 dan OR=4,576 CI 95%=1,735-12,066).
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS BAKTERIOLOGI AIR SUMUR GALI DI PEMUKIMAN (STUDI DESA CIBEREUM KECAMATAN BANJAR) Isyeu Sriagustini
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber kehidupan diantaranya adalah air, selain sebagai media penularan penyakit (water borne disease). Water borne disease meliputi penyakit-penyakit: tifoid, kholera, diare dan hepatitis infeksiosa. Keberadaan bakteri di dalam air disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan menjelaskan beberapa faktor yang berhubungan dengan kualitas bakteriologis air sumur gali di suatu wilayah permukiman, mengkaji pengaruh jarak sumber pencemar, jumlah sumber pencemar, kondisi bangunan fisik sumur yang paling mempengaruhi kandungan bakteriologis air sumur gali, mengkaji pengaruh perilaku pemakai sumur gali dalam pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap kandungan bakteriologis air sumur gali dan memberikan saran/masukan pengelolaan lingkungan dalam pembangunan bangunan fisik sumur gali di Desa Cibereum Kecamatan Banjar Kota Banjar Provinsi Jawa Barat. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu observasional research dengan desain cross sectional. Penelitian ini menggunakan purposive, proporsional, dan random sampling (multistate), keseluruhan sampel yang diambil berjumlah 40 buah. Beberapa faktor yang diduga mempengaruhi dianalisis dengan statistik korelasi dan regresi. Analisis statistik tersebut menghubungkan kandungan bakteriologis air sumur gali (total coliform) dengan faktor jarak sumur gali dengan sumber pencemar, jumlah sumber pencemar, konstruksi/bangunan sumur gali, perilaku pemakai sumur gali dalam bentuk pengetahuan, perilaku pemakai sumur gali dalam bentuk sikap serta perilaku pemakai sumur gali dalam bentuk tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara kandungan bakteriologis air sumur gali dengan konstruksi/bangunan sumur gali (p value = 0,002) dan perilaku dalam bentuk praktek (p value = 0,001) memberikan pengaruh dan sumbangan yang signifikan.