Djaja S
Sekolah Tinggi Kesehatan Bina Putra Bajar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PRE EKLAMSIA BERAT (PEB) DENGAN KEJADIAN INTRA UTERINE FETAL DEATH (IUFD) DI RUANG TERATAI I BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT UMUM KOTA BANJAR TAHUN 2016 Djaja S
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian bayi dalam kandungan (Intra Uterine Fetal Death) dapat dikarenakan berbagai hal seperti terkena lilitan tali pusat, pendarahan serta akibat tekanan darah tinggi pada ibu hamil (pre eklamsia berat). Pre eklamsia/eklamsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas perinatal di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pre eklamsia berat dengan kejadian Intra Uterine Fetal Death (IUFD) di Ruang Teratai IBadan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Kota Banjar Tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasi rancanganRetrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang bersalin pada tahun 2016 dan tercatat dalam rekam medis BLUD RSU Kota Banjar yaitu 1.698 orang. Tekhnik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik randomsampling, oleh karena itu jumlah sampel yang diteliti sebanyak 95 orang. Hasil penelitian menunjukkanKejadian preeklamsia berat pada ibu bersalin di Ruang Teratai I BLUD RSU Kota Banjar Tahun 2016 yaitu 32 orang (33,7%).Kejadian IUFD di Ruang Teratai I BLUD RSU Kota Banjar sebanyak 30 orang (31,6%).Ada hubungan preeklamsia berat dengan kejadian Intra Uterine Fetal Death (IUFD) di Ruang Teratai IBadan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Kota Banjar Tahun 2016 dengan r-value sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai alpha 0.05.