Kualitas pelayanan dipersepsikan baik dan memuaskan, jika jasa yang diterima melampaui harapan konsumen dan sebaliknya. Kemampuan kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja pegawai terhadap kualitas pelayanan di Puskesmas Langensari 2 Kota Banjar. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Puskesmas Langensari 2 Kota Banjar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang mendapatkan pelayanan di Puskesmas Langensari 2 Kota Banjar, tekhnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kemampuan kerja dan kualitas pelayanan. Analisa data hubungan menggunakan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian dari segi kemampuan kerja pegawai yaitu berkemampuan baik (55,6%), dan kualitas pelayanan menunjukan kualitas baik (59,3%) Hasil uji statistik chi- square menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kemampuan kerja pegawai terhadap kualitas pelayanan di Puskesmas Langensari 2 Kota Banjar, dengan hasil p-value = 0,000 lebih kecil dari alpha = 0.05. Kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan kerja pegawai terhadap kualitas pelayanan di Puskesmas Langensari 2 Kota Banjar, maka disarankan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan kerja pegawai agar kualitas pelayanan tetap terjaga.