Andriana Tanjung
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUNAAN MEDIA MOVING FLAHSCARD UNTUK STIMULASI KEMAMPUAN LITERASI ANAK USIA DINI Asdi Wirman; yulsyofriend yulsyofriend; Yaswinda Yaswinda; Andriana Tanjung
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2b (2018): Early Childhood : Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.054 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v2i2b.290

Abstract

ABSTRAK Aspek kemampuan literasi adalah salah satu potensi anak yang mesti dikembangkan semenjak dini. Pengembangan kemampuan literasi mesti seimbang dan terintegrasi dengan lingkup perkembangan anak lainnya. Optimalisasi pengembangan kemampuan literasi menuntut kesiapan para pendidik yang mampu memberdayakan berbagai fasilitas untuk menfasilitasi perkembangan literasi, termasuk perihal media pembelajaran. Pergeseran ke era digital terkadang menjadikan pembalajaran monoton berbasis teknologi komputer. Pada hal tidak tertutup peluang bagi pendidik untuk menggunakan media yang tidak berbasis komputer. Salah satunya adalah media moving flashcard. Media ini akan menfasilitasi anak baik yang memilii gaya belajar visual, audio apalagi kinestetik. Sehingga anak bisa secara bersama-sama belajar dengan fun dan menyenangkan. Selain itu anak juga bisa berkompetisi, bekerja sama sehingga pembelajaran lebih efektif. Kata Kunci: media moving flaschcard; literasi anak usia dini Abstract The aspect of literacy ability is one of the children's potential that must be developed early. The development of literacy skills must be balanced and integrated with the scope of other children's development. Optimizing the development of literacy skills requires the readiness of educators who are able to empower various facilities to facilitate the development of literacy, including about learning media. Shifting to the digital age sometimes makes monotonous learning based on computer technology. In the case of not being closed, opportunities for educators to use media that are not computer-based. One of them is flashcard moving media. This media will facilitate children who have visual, audio and kinesthetic style of learning. So that children can learn together with enjoyfull and fun. In addition, children can compete, working together so that learning is more effective. Keywords: Moving Flashcard; Literacy of early childhood
Optimalisasi Kreativitas Peserta Didik di Sekolah Dasar melalui Pengembangan Media Kolase pada Penampang Tiga Dimensi (3D) Menggunakan Bahan Daur Ulang Dwi Nur Umi Rahmawati; Aulia Rahmi; Andriana Tanjung
Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v15i2.13271

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran kolase pada penampang 3D berbahan daur ulang sebagai alternatif bahan ajar pada mata pelajaran SBdP kelas III SD. Penelitian menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model 4D (define, design, develop, disseminate) yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan media, validasi ahli, uji praktikalitas, dan evaluasi efektivitas. Produk yang dikembangkan berupa media kolase dengan material kulit kacang dan kulit telur dalam tiga variasi desain yaitu bunga, kupu-kupu, dan pohon yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa sekolah dasar. Hasil validasi ahli menunjukkan media berada dalam kategori sangat valid dengan persentase 87,34% untuk media dan 85% untuk materi. Uji praktikalitas memperoleh rata-rata 90,17% yang termasuk kategori sangat praktis, sedangkan efektivitas berdasarkan tes kreativitas mencapai 80,2% sehingga media dinyatakan efektif meningkatkan kemampuan berkarya siswa. Dengan demikian, media kolase 3D berbahan daur ulang layak digunakan sebagai bahan ajar kreatif yang mampu meningkatkan kreativitas, keterlibatan belajar, dan kesadaran lingkungan peserta didik, serta berpotensi dikembangkan lebih lanjut pada skala lebih luas. Kata kunci: Optimalisasi, Kreativitas peserta didik, Media kolase, Penampang 3D, Bahan Daur Ulang Abstract : This research aims to develop a 3D surface-based collage learning media using recycled materials as an alternative instructional resource for the SBdP (Arts, Culture, and Craft) subject in third-grade elementary school. The study employs a Research and Development (RD) approach using the 4D model (define, design, develop, disseminate), which includes needs analysis, media design, expert validation, practicality testing, and effectiveness evaluation. The product developed is a 3D collage medium using peanut shells in three visual design variations—flowers, butterflies, and trees—adapted to the skill level of young learners. Expert validation results indicate that the media is categorized as highly valid with scores of 87.34% for media design and 85% for material eligibility. Practicality tests achieved an average of 90.17%, indicating that the media is highly practical, while the creativity performance test yielded 80.2%, confirming the media’s effectiveness in enhancing students’ creative skills. In conclusion, the 3D recycled collage media is feasible for use as a creative teaching resource that supports student creativity, engagement, and environmental awareness, and has strong potential for wider application and further development. Keywords : Optimization, Students’ creativity, Collage media, 3D cross-section, Recycled materials