Sudarmiani Sudarmiani
Universitas PGRI Madiun, Jawa Timur, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar IPS dengan Pendekatan Kooperatif Learning Cell pada Siswa Kelas V SD Negeri Bodag 01 Kecamatan Kare Kabupaten Madiun Suwarni Suwarni; Muhammad Hanif; Sudarmiani Sudarmiani
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 09 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.655 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v2i9.282

Abstract

Latar Belakang: Rendahnya partisipasi belajar siswa di SD Negeri Bodag 01 ditunjukkan oleh banyaknya siswa yang kurang memahami materi pelajaran yang disampaikan guru, serta para siswa kurang antusias dalam bertanya, sehingga bisa dibuktikan hasil belajar yang tertera dalam hasil penilaian diatas KKM belum mencapai 75%.   Tujuan: Untuk mengetahui dapat/tidaknya pendekatan kooperatif learning cell dalam meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SD Negeri Bodag 01 Kecamatan Kare Kabupaten Madiun. Metode: Menerapkan metode atau pendekatan kooperatif learning cell melalui dua siklus, dan masing masing siklus terdiri dari 4 tahap kegiatan yaitu (1) Tahap penyusunan rencana tindakan; (2) Tahap pelaksanaan tindakan; (3) Tahap pengamatan atau observasi dan (4) Tahap perefleksian. Hasil: Hasil yang dicapai  dalam penelitian ini dengan pendekatan kooperatif learning cell bahwa pada siklus I dan II, sebagaimana table 4.20 apabila KKM ditetapkan 75 maka pada siklus I siswa yang belum tuntas dalam belajarnya sebanyak 6 siswa atau 30% (perolehan nilai < KKM), sedangkan siswa yang tuntas belajar sebanyak 14 orang atau 70% (perolehan nilai < KKM), sedangkan pada siklus II siswa yang belum tuntas dalam belajarnya sejumlah 2 siswa atau 10% (perolehan nilai < KKM), sedangkan siswa yang tuntas belajar sebanyak 18 siswa atau 90% (perolehan nilai > KKM), hal ini berarti dengan metode kooperatif learning cell dalam KD 3.3 dan KD 4.3  terjadi kenaikan ketuntasan sebesar 20%. Kesimpulan: Pendekatan kooperatif learning cell dapat  meningkatkan kemampuan dalam pembelajaran IPS, oleh sebab itu pendekatan  ini sebaiknya digunakan dalam upaya meningkatkan keaktifan siswa dan mengurangi dominasi guru dalam pembelajaran.
Penerapan Metode Pembelajaran Inkuiri Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kritis Mata Pelajaran IPS Lilik Pemilu Wuryani; Sudarmiani Sudarmiani; Nurharji Nugraha
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.757 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v2i10.308

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang tiada henti, sebagai faktor penting dalam kehidupan manusia. Pendidikan dapat membantu peserta didik untuk menumbuh kembangkan potensi peserta didik, sehingga peserta didik mampu menghadapi dan memecahkan problem kehidupan yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan: Meningkatkan keterampilan berpikir kritis melalui penerapan metode pembelajaran inkuiri pada pelajaran IPS pada siswa kelas V. Siswa Sekolah Dasar (SD) perlu dibekali berbagai cara untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Metode: Menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan model penelitian empat tahap dalam satu putaran atau (Siklus) yaitu: perencanaan pelaksanaan dan observasi-refleksi Hasil: Dapat bermanfaat bagi keilmuan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: 1) Kegunaan teoritis Penelitian ini diharapkan bagi keilmuan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial terkait dengan melalui pembelajaran Inkuiri sesuai upaya untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2007.b) Kegunaan Praktis Secara praktis hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi guru,  siswa, sekolah, dan peneliti . Kesimpulan: Pembelajaran model inkuiri pada pembelajaran IPS di SD diharapkan siswa lebih berpikir kritis, analitis, kreatif, inovatif, dan menyenangkan.