Bettri Yustinaningrum
IAIN Takengon Aceh Tengah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Deskripsi Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Menggunakan Polya Ditinjau Dari Gender Bettri Yustinaningrum
JURNAL SINEKTIK Vol 4 No 2 (2021): JURNAL SINEKTIK: DESEMBER-2021
Publisher : FKIP, PGSD, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/js.v4i2.6174

Abstract

The purpose of this study is to examine the numerical literacy ability profile of MI students in class V in terms of gender utilizing Polya problem-solving. In this study, a descriptive qualitative technique was adopted. The research is being conducted at MIN 9 Central Aceh. Purposive sampling is used to choose study volunteers. The data analysis approach developed by Miles and Huberman was employed in this investigation. According to the study's findings, the pupils' numeracy literacy test scores depending on gender have remained in the 40 range, which was classified as poor. According to the findings of the interviews and research, both male and female students struggled to comprehend the problem at the beginning. Male and female students are unable to create solutions, execute solutions, or review replies because they do not grasp the problem.
Pelatihan Penggunaan Quizziz Sebagai Media Belajar Matematika Sambil Bermain Bettri Yustinaningrum; Nurul Qomariyah Ahmad; Nur Ainun Lubis
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 3, No 1: April (2021)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.082 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v3i1.1205

Abstract

Pandemi Covid-19 mengharuskan perubahan pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran online atau daring. Guru dituntut kreatif dan aktif agar materi pelajaran matematika yang diberikan melalui daring bisa diterima oleh siswa dan tidak membosankan. Namun, beberapa guru SD Negeri 8 Takengon yang berusia 40-50 tahun mengalami gagap teknologi terutama dalam mengoperasikan aplikasi di internet seperti aplikasi Quizizz.  Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru dan siswa mengenai cara membuat soal dengan Quizizz dan menerapkannya dalam pembelajaran baik di kelas maupun di luar kelas. Metode pengabdian yang digunakan adalah survei lapangan, tahap pendahuluan dan perizinan, metode pelatihan, dan metode demonstrasi. Pelatihan penggunaan Quizziz sebagai media belajar sambil bermain berjalan dengan lancar. Kegiatan pelatihan ini bermanfaat bagi peserta terutama dalam meningkatkan kemampuan membuat soal yang menarik dan menyenangkan dengan menggunakan aplikasi Quizizz. Dalam pelatihan terdapat beberapa kendala seperti ketidaktersediaan komputer atau laptop yang menyebabkan peserta harus menggunakan Handphone untuk praktek penggunaan aplikasi Quizziz. Diharapkan untuk kegiatan pengabdian mendatang kendala-kendala tersebut dapat teratasi dan kegiatan pengabdian selanjutnya dapat mengembangkan kompetensi guru maupun siswa