Pemutakhiran Data Aparatur Sipil Negara merupakan hal yang wajib dilakukan Instansi Pemerintah dan merupakan sebuah upaya pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara untuk melaksanakan pendataan Aparatur Sipil Negara dengan menggunakan aplikasi MySAPK. MySAPK adalah aplikasi berbasis teknologi seluler untuk Pegawai Negeri Sipil yang terintegrasi dan terhubung secara daring dengan database Pegawai Negeri Sipil secara Nasional untuk informasi Profil Pegawai Negeri Sipil. Penelitian dilakukan di Kantor Koordinator PAUD Pendidikan Dasar dan Luar Sekolah Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali, dengan informan Aparatur Sipil Negara di bawah koordinasi Kantor Koordinator PAUD Pendidikan Dasar dan Luar Sekolah Kcamatan Klego Kabupaten Boyolali. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran Kantor Koordinator dalam penggunaan aplikasi MySAPK, sehingga kendala seperti update data kepegawaian dapat diminimalisir agar lebih efektif dan efesien. Penelitian menggunakan metode kualitatif sumber data primer, data sekunder, analisis data model interaktif menurut Miles dan Huberman antara lain pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan, untuk uji keabsahan melalui uji triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya relevansi antara teori Kuncoro (2004) dengan realitas peran sebagai koordinator, peran sebagai fasilitator dan peran sebagai stimulator sudah sesuai dan berjalan dengan baik. Akan tetapi masih ada kekurangan dalam peran sebagai fasilitator yaitu penyediaan fasilitas jaringan internet yang lambat sehingga dalam melakukan pemutakhiran data kepegawaian menjadi terhambat. Perlu ada peningkatan peran sebagai fasilitator, berupa pemberian fasilitas yang memadai, seperti penambahan jaringan internet / WIFI agar perannya sebagai fasilitator dapat terpenuhi dan nantinya apabila ada kegiatan yang serupa program tersebut dapat terlaksana dengan baik. Sistem aplikasi MySAPK juga perlu diperbaiki. Kata kunci: Peran, Pemutakhiran Data Kepegawaian , MySAPK