Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH NILAI PARAMETER TERHADAP SOLUSI HEURISTIK PADA MODEL VTPTW Tjutju T. Dimyati
INFOMATEK Vol 19 No 01 (2017): Volume 19 No. 1 Juni 2017
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.058 KB) | DOI: 10.23969/infomatek.v19i01.547

Abstract

Penentuan rute kendaraan (Vehicle Routing Problem, VRP) merupakan sub persoalan yang sangat penting dari suatu sistem distribusi, sehingga telah mengundang banyak perhatian peneliti untuk menggali berbagai aspek yang terkait dengan persoalan ini. Pada makalah ini dikemukakan suatu metode heuristik untuk menyelesaikan persoalan penentuan rute kendaraan dimana setiap pelanggan menetapkan batas awal dan akhir waktu pengiriman, yang dikenal sebagai Vehicle Routing Problem with Time Windows (VRPTW). Penentuan rute ditujukan tidak hanya untuk meminimumkan total ongkos perjalanan tetapi juga total waktu pelanggan menunggu. Karena metode heuristik yang dibahas melibatkan sejumlah parameter, pada makalah ini juga dilakukan analisis untuk mengetahui pengaruh nilai parameter terhadap solusi yang diperoleh.
STRATEGIC PLANNING EKSPANSI KAPASITAS PRODUKSI SEMEN DARI 4 JUTA TPY MENJADI 7 JUTA TPY DI DEPARTEMEN PENAMBANGAN PADA PABRIK SEMEN PT.”X” Tjutju T. Dimyati; Dedy Setyo Oetomo
INFOMATEK Vol 21 No 1 (2019): Volume 21 No. 1 Juni 2019
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.002 KB) | DOI: 10.23969/infomatek.v21i1.1612

Abstract

Keputusan Top Manajemen untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 4 juta TPY menjadi 7 Juta TPY menyebabkan perubahan volume bahan baku dan peralatan yang di perlukan untuk mencapai target produksi yang baru. Dukungan ketersediaan bahan baku utama baik dari segi jumlah maupun kualitas merupakan hal yang sangat penting agar aktivitas produksi semen berlangsung sesuai rencana. Selain bahan baku, penyediaan peralatan produksi di departement penambangan juga harus direncanakan agar mampu mengejar target produksi secara efektif dan efisien. Hal ini disebabkan adanya perbedaan antara waktu produksi pada departement raw material preparation, departement clinker burning dan departement finished product dengan waktu produksi di departemen penambangan. Kajian ini dilakukan untuk mendapatkan bahan baku yang diperlukan dengan peningkatan kapasitas produksi tersebut. Selain itu, dilakukan juga perhitungan untuk memperkirakan kebutuhan peralatan tambahan serta biaya yang perlu disediakan. Metode yang digunakan adalah simulasi perhitungan kebutuhan bahan baku dan peralatan dari masing masing proses yang ada di skematik proses pembuatan semen PCC di PT.’X”. Hasil perhitungan memperlihatkan bahwa selisih penambahan limestone adalah 2,960 ton, claystone 2,000 ton, silica 88 ton, dan iron ore adalah 62 ton. Kebutuhan alat penambangan bertambah menjadi hampir dua kali lipat, sedangkan biaya yang diperlukan adalah USD 24,776,786.