Een Syaputra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Socializing Multiculturalism Ideology through Multicultural Education: Potentials in History for High Schools Een Syaputra
PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences) 2017: PROCEDINGS ICTESS
Publisher : PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The formulation of this article was motivated by a classic problem inIndonesia related to diversity in race, gender, political ideology, religion,social class which become an obstacle for the creation of socialintegration even cause various conflicts, both vertically and horizontally.Confronted with the issue, then, multicultural education as an attempt topromote the ideology of multiculturalism, in which there are principles touphold fraternity, justice, respect, and acknowledge differences becomevery important to be applied in education. Especially for the subjects ofhistory, it has a big opportunity to do. There are many historical learningmaterials that can be used as a foothold to embed the principles ofmulticulturalism to students.Keywords: Multiculturalism, Multicultural Education, History for High Schools
Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Tradisi Lisan dalam Perkuliahan Bahasa Indonesia di STIT Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan David Budi Hidayat; Een Syaputra
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1133

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melakukan analisis kebutuhan pengembangan bahan ajar tradisi lisan dalam perkulaiahan bahasa Indonesia dengan dua focus utama: 1) kebutuhan bahan ajar berdasarkan jenis tradisi lisan; dan 2) kebutuhan bahan ajar berdasarkan jenis jenis/bentuk bahan ajar. Penelitian ini dilakukan terhadap mahasiswa STIT Makrifatul ILmi Bengkulu Selatan dengan metode kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan teknik wawancara mendalam dan angket terbuka serta dianlisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menjunjukkan bahwa: 1) semua mahasiswa sangat setuju dan merasa perlu dilakukan pengembangan bahan ajar tradisi lisan Bengkulu Selatan; 2) jenis tradisi lisan yang paling perlu untuk dikembangkan ialah ungkapan tradisional, puisi rakyat dan cerita rakyat. Beberapa jenis tradisi lisan yang sangat dibutuhkan oleh mahasiswa didasarkan pertimbangan relevansi materi; 3) jenis bahan ajar yang paling perlu dikembangkan ialah berupa modul. Modul banyak dibtuhkan karena dianggap lebih praktis sehingga memudahkan mahasiswa dalam melaksanakan proses pembelajaran