Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor- Faktor Determinasi Keberlanjutan Proyek Perubahan Peserta Diklatpim Tingkat IV Pada Pemerintah Provinsi NTB Maulana Razak
Jurnal Widyaiswara Indonesia Vol. 2 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56259/jwi.v2i4.99

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberlanjutan proyek perubahan pasca Diklatpim IV dalam jangka menengah dan jangka panjang, untuk mengetahui pengaruh dukungan anggaran, komitmen pimpinan dan dukungan stakeholder, sarana dan prasarana serta prestasi Diklat terhadap keberlanjutan proyek perubahan pada Diklatpim IV pada Pemerintah Provinsi NTB. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan antara metode kuantitatif dan metode kualitatif (Mixed Methods), dimana metode kuantitatif digunakan untuk melihat korelasi yang terjadi antara variabel terikat (Y) dan variabel bebas (X), sedangkan metode kualitatif digunakan dalam melakukan wawancara pada seluruh populasi sampel, yakni alumni Diklatpim IV Tahun 2018 sebanyak 35 orang. Analisis data menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda yakni model persamaan regresi, hasil hipotesis (hasil uji t) dan koefisien determinasi, sebelum data dianalisis maka dilakukan pengujian kualitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan 1) Jumlah alumni yang melanjutkan proyek perubahan dalam jangka menengah sebanyak 6 orang (17,1 %), jumlah alumni yang dapat melanjutkan proyek perubahan dalam jangka panjang sebanyak 4 orang (11,4 %), 2) Dukungan Anggaran berpengaruh 25,7 %; 3) Komitmen Pimpinan berpengaruh sebesar 21,9 %; 4) Dukungan Stakeholder terkait tidak berpengaruh signifikan sebesar 13,3 %; 5) Dukungan Sarana dan Prasarana berpengaruh signifikan sebesar 27,8 % dan 6) Prestasi Diklat tidak berpengaruh signifikan sebesar 1,6 %. Beberapa alasan proyek perubahan tidak dapat berlanjut disebabkan atara lain: tidak tersediannya anggaran, adanya mutasi jabatan alumni, adanya mutasi staf dari alumni, adanya kendala dalam penyelesaian administrasi serta adanya perubahan kebijakan didalam instansi dan diluar instansi alumni.