Susilawati
Akademi Kebidanan Banua Bina Husada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PARITAS DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL Susilawati; Marmi
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2018): Edisi Desember
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN UMMI KHASANAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi anemia paling berisiko adalah balita sebesar 47%, dan pada wanita hamil sebesar 42%. Persentase anemia di wilayah D.I. Yogyakarta, tertinggi di Kabupaten Bantul yaitu 25.60%. Proporsi Anemia Puskesmas Bambanglipuro mengalami peningkatan dari 19,21% pada tahun 2015 menjadi 19,91% pada tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dan status kesehatan dengan kejadian anemia ibu hamil. Desain Penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil anemia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bambanglipuro pada periode 2016, sedangkan populasi kontrolnya adalah ibu hamil yang tidak mengalami anemia. Pemilihan sampel pada kelompok kasus sebanyak 30 orang dan kelompok kontrol sebanyak 30 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling, sedangkan teknik uji statistiknya menggunakan uji Chi Square, dengan derajat kepercayaan 95%. Pada analisis univariat, diketahui paritas berisiko pada kelompok kasus sebanyak 21 orang (70%) dan pada kelompok kontrol sebanyak 20 orang (66,7%). Sedangkan pada variabel status gizi, responden yang memiliki status gizi kurang sebanyak 15 orang (50%) pada kelompok kasus dan 5 orang (16,7%) pada kelompok kontrol. Analisis statistik menunjukkan nilai antara kejadian anemia pada ibu hamil dengan paritas (OR= 5; CI 95% 1.61 hingga 17,65; p= 0.023) dan status gizi (OR= 5; CI 95%= 1,51 hingga 16,56; p= 0,018). Ada hubungan antara jumlah paritas dan status gizi dengan kejadian anemia ibu hamil, sebaiknya tenaga kesehatan meningkatkan proses pemberian KIE tentang paritas dan gizi sehat pada ibu hamil dan ibu – ibu yang mempersiapkan kehamilan.
The Relationship of Mental Readiness of Primigravida Pregnant Women with the Level of Anxiety Before Childbirth Susilawati
Bulletin of Inspiring Developments and Achievements in Midwifery Vol. 1 No. 1 (2024): June, 2024
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/bidan.v1i1.397

Abstract

Mental readiness is an important factor influencing the psychological state of pregnant women before delivery. In primigravida mothers, lack of experience and knowledge about the labor process often triggers increased anxiety. Anxiety in the period before delivery can impact the smoothness of the labor process, the mother's ability to adapt, and the well-being of the fetus. This study aims to determine the relationship between the mental readiness of primigravida pregnant women and the level of anxiety before delivery in the work area of ​​the Ambacang Padang Community Health Center. The study used a descriptive analytical design with a cross-sectional approach. A total of 40 primigravida pregnant women were selected through a purposive sampling technique. The research instruments were a mental readiness questionnaire and an anxiety level questionnaire. Data analysis was performed univariately to describe the characteristics of the respondents and bivariately using the Chi-Square test. The results showed that 26 respondents (65%) had low mental readiness and 14 respondents (35%) had high mental readiness. The anxiety levels consisted of low (15%), moderate (45%), and high (40%). The Chi-Square test showed a significant relationship between mental readiness and anxiety levels (p < 0.05). Mothers with low mental preparedness are more likely to experience moderate to high levels of anxiety. This finding underscores the importance of midwives' role in providing antenatal education, childbirth preparation counseling, and psychological support to improve mental preparedness and reduce anxiety.