Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edu-PHOTSIC (Education Program for Test of High Order Thinking Skill in Chemistry): Upaya meningkatkan kemampuan peserta didik SMAN 2 Siak Hulu dalam menghadapi ujian nasional Siti Imroatus Sa'adah
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 1 (2019): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.1.150-157

Abstract

National examination, as an evaluation of national standard benchmarks to achieve good quality students, should have had questions component with high order thinking skills (HOTS). HOTS questions should be applied in national-level subject such as chemistry. The significance of a lesson related to the daily life activities was still not yet integrated in the learning process comprehensively due to several targets that needed to be completed by the teachers.This kind of problems was experienced by students in SMAN Siak Hulu. According to Puspendik Kemendikbud (2017) that showed the results of National Exam of SMAN Siak Hulu from 2015 up to 2017, it proved that the average scores of Chemistry subject decreased year by year in a row; 78.13 (2015), 63.86 (2016), and 48.33 (2017). This issue signified that HOTS orientation in Chemistry class was still relatively low. Therefore, Community Service (PKM) activities are needed, So that teachers and students could comprehend the HOTS question by joining Edu-PHOTSIC program.Edu-PHOTSIC program was conducted in three phases; preparation phase, implementation phase, and report phase. The results of this program showed that there was an improvement of understanding about the use and implementation of HOTS question by teachers and students.
Strategi Manajemen Produksi Konten Digital di Bagian Humas Kementerian Agama Kota Surabaya: Studi Kasus Pembuatan Desain dan Reels Instagram Rokhman, Rifqi; Albi Hamdani; Fahmi Arifuddin Naufal Haq; Siti Imroatus Sa'adah; Muhammad Lanang Kunto Abimanyu; Prasetyo, Dwi
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.77609

Abstract

Seiring perkembangan media digital, mendorong instansi pemerintah untuk mengoptimalkan strategi komunikasi publik melalui media sosial. Dalam proses produksinya, keberhasilan penyampaian informasi tidak hanya ditentukan oleh aspek visual, tetapi juga oleh strategi manajemen produksi konten digital yang terstruktur. Humas Kementerian Agama Kota Surabaya memiliki peran penting dalam mengelola produksi konten digital seperti desain grafis dan video reels sebagai media penyampaian informasi kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi manajemen produksi konten digital melalui studi kasus pada proses pembuatan desain dan reels. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi secara langsung, dokumentasi produksi, dan refleksi proses kerja selama proyek tersebut berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen produksi konten digital dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Tahap pra-produksi meliputi perencanaan konsep konten, penentuan tema, serta penyusunan naskah dan caption. Tahap produksi mencakup pembuatan desain visual, pengambilan dan editing video reels. Tahap pasca-produksi dilakukan melalui evaluasi performa konten berdasarkan respons audiens dan tingkat engagement media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi manajemen produksi konten digital yang efektif mampu meningkatkan kualitas komunikasi publik serta memperkuat citra institusi di era digital.