Muhamad Aroka Fadli Fadli
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SIKAP KRITIS TERHADAP PENGUASA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: STUDI ANALISIS SURAT THAHA Muhamad Aroka Fadli Fadli
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 4, No. 1, January 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.329 KB) | DOI: 10.31943/afkarjournal.v4i1.184

Abstract

Penguasa yang mengatur suatu wilayah tertentu (penguasa) yang berdaulat adalah salah satu syarat berdirinya sebuah negara, selain dari wilayah, penduduk/rakyat dan pengakuan dari negara lain. Penguasa daerah adalah seseorang atau sekelompok orang yang menguasai suatu wilayah tertentu untuk mengatur dan memerintah wilayah kekuasaannya. Oleh karena itu mentaati para pengasa yang mengatur negara merupakan perintah agama, akan tetapi karakter penguasa pasti berbed. Ada yang adil ada pula yang zalim, salah satu contoh penguasa yang zalim adalah Fir’aun. Di antara kezaliman Fir’aun adalah menganiaya rakyat, membunuh bayi laki-laki, sombong, sewenang-wenang, dan lain-lain. Dalam surat Thaha ayat 24-79 berisi kisah antra nabi Musa, nabi Harun dan Fir’aun yang diapat dijadikan pelajaran tentang sikap mengkritik penguasa dengan cara ucapan yang lemah lembut, dialog dan menunjukkan argumentasi yang benar, kemudian pergi meninggalkan tempat tinggal jika dalam keadaan terancam.