Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Penatalaksanaan Kesehatan untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus di Weru Sukoharjo Suprapto, S; Rahmadhani, Aintan; Pramesti, Krysandini Diah; Putri, Mheyazuhra Shiva Regia Hardiana; Putri, Retria Ayuningtyas Prihadi; Siregar, Yuanita Safrida
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi dan diabetes melitus (DM) merupakan penyakit degeneratif yang diakibatkan karena pola makan dan pola hidup yang tidak sehat. Hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan hemodinamik pada sistem kardiovaskular dan gangguan metabolisme kronis dengan multi-etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah, disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Pola makan yang tidak sehat, seperti sering makan makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, purin, gula, dan garam, dan pola hidup yang kurang sehat, misalnya jarang olahraga, merokok, dan konsumsi alkohol, dapat memicu munculnya penyakit ini. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PM) penting dilakukan oleh mahasiswa. Tujuan PM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan penalaksanaan dalam rangka pencegahan penyakit hipertensi-DM serta dapat menurunkan angka kejadian penyakit degeneratif bagi masyarakat. Kegiatan PM ini dilaksanakan di gedung Dakwah Kalisige, Kecamatan Weru, Sukoharjo. Metode PM yang dilakukan berupa cek kesehatan, pemberian materi hipertensi-DM berupa leaflet, diskusi, dan pre-test-post-test. Hasil cek kesehatan dianalisis secara kualitatif. Nilai pre-test dan post-test dianalisis dengan Shapiro-Wilk dan paired T-test. Hasil cek kesehatan peserta yang mengalami hiperglikemia atau diabetes melitus sebesar 17,24% dan yang mengalami hipertensi sebanyak 27,59%. Hasil tes sampel berpasangan nilai pre-test dan post-test didapatkan signifikan (2-tailed) sebesar 0,000, yang berarti menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan setelah penyampaian materi terkait penyakit hipertensi dan DM.
Modifikasi Pati Jagung (Zea mays, [L]) dan Xanthan Gum dengan Crosslinking Agent Asam Sitrat Suprapto, S; Pratama, Septian Rizki; Abdillah, Muhammad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pati jagung adalah eksipien telah banyak digunakan dalam pembuatan sediaan tablet sebagai filler, binder dan disintegrant. Pati memiliki dua komponen yaitu amilosa dan amilopektin. Amilosa dan amilopektin berperan terhadap sifat fisik dan kimia pada pati yang berpengaruh pada tingkat pembengkakan granula pati. Pati alami mengandung banyak amilosa sehingga bersifat kering, kurangnya daya lekat, dan cenderung menyerap banyak air. Modifikasi pati dilakukan untuk memperbaiki sifat-sifat tersebut. Modifikasi dilakukan dengan menambahkan xanthan gum (XG) dengan crosslinking agent asam sitrat. Tujuan penelitian adalah untuk membandingkan karakterisasi pati jagung (uji FTIR (Fourier Transform Infrared Spectroscopy), swelling, kecepatan alir dan sudut diam) yang telah dimodifikasi secara crosslinking pada penambahan variasi konsentrasi XG terhadap pati yang tidak dimodifikasi. Penelitian ini menggunakan XG dengan variasi konsentrasi 5%, 10%, dan 20% dengan asam sitrat, dan formula 0 sebagai kontrol negatif (XG 5% tanpa asam sitrat). Hasil modifikasi menunjukan adanya pembentukan crosslink pada formula 1, 2, dan 3 ditandai dengan terbentuknya gugus C=O (ester) dengan uji FTIR pada panjang gelombang 1713,94cm-1 , 1714,38cm-1 , dan 1714,63cm-1. Hasil analisis menunjukkan nilai swelling power yang semakin besar,kecepatan alir yang semakin meningkat yaitu 6,52 g/detik, 9,90 g/detik dan 11,62 g/detik dan sudut diam yang semakin tinggi 23,93o, 24,56o, dan 26,54o.
OPTIMASI FORMULA SEDIAAN TABLET LEPAS LAMBAT TEOFILIN DENGAN KOMBINASI MATRIKS ETILSELULOSA DAN GUAR GUM DENGAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN Suprapto, S; Sabilla, Aulia Fitria; Jauhari, Rafika Hanifah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teofilin merupakan obat asma kronik yang memiliki waktu paruh 8,1 jam dan indeks terapinya sempit dengan kisaran 10-20 ?g/mL. Sediaan lepas lambat teofilin dengan sistem matriks diharapkan mampu mempertahankan kadar obat lebih lama, mencegah terjadinya fluktuasi kadar teofilin dalam darah, dan mengurangi frekuensi penggunaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi matriks guar gum (GG) dan etilselulosa (EC) terhadap sifat fisik granul dan tablet, pola pelepasan zat aktif teofilin, serta memperoleh formula optimum. Optimasi formula kombinasi EC dan GG sediaan tablet teofilin dirancang dengan design-expert metode simplex lattice design (SLD) diperoleh sebagai berikut: formula 1 (100 :100) mg; formula 2 (120 : 80) mg; formula 3 (90 : 110) mg; formula 4 (110 : 90) mg; formula 5 (80 : 120) mg; formula 6 (80 : 120) mg; dan formula 7 (120 : 80) mg. Evaluasi granul meliputi sifat alir, sudut diam, dan pengetapan, sedangkan tablet meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, keseragaman kandungan, pola pelepasan zat aktif. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa matriks EC memiliki pengaruh dominan dalam meningkatkan kecepatan alir, menurunkan sudut diam, menurunkan kompresibilitas, menurunkan keseragaman bobot, meningkatkan kekerasan, meningkatkan kerapuhan, dan memperlama pelepasan obat. Formula optimum diperoleh pada konsentrasi perbandingan EC : GG (112,69 : 97,31) mg dengan nilai desirability 0,680.