Rimilda
STKIP Bina Bangsa Getsempena

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MELALUI PENDEKATAN PROBLEM SOLVING PADA MATERI LIMAS KELAS VIII MTSN MODEL BANDA ACEH Rimilda
Jurnal Numeracy Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.335 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v2i2.171

Abstract

Matematika tidak hanya sekedar alat bantu berpikir, alat untuk menemukan pola, menyelesaikan masalah atau mengambil kesimpulan, tetapi matematika juga sebagai suatu alat yang berharga untuk mengkomunikasikan berbagai ide secara jelas, tepat, dan cermat. Selain itu, materi matematika juga mengandung aspek komunikasi yang digunakan untuk dapat menyelesaikan soal pemecahan masalah yang diberikan. Komunikasi matematika dapat diartikan sebagai suatu kemampuan siswa dalam menyampaikan sesuatu yang diketahuinya melalui peristiwa dialog, saling hubungan yang terjadi di lingkungan kelas atau terjadi pada tempat pengalihan pesan. Sedangkan problem solving dalam matematika adalah proses seorang siswa atau kelompok siswa (cooperative group) menerima tantangan yang berhubungan dengan persoalan matematika yang penyelesaian dan caranya tidak langsung bisa ditentukan dengan mudah. Adapun tujuan penulisan makalah ini yaitu untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal pada materi limas kelas VIII MTsN Model Banda Aceh. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan yaitu melalui pendekatan problem solving. Berdasarkan hasil uji coba melalui pendekatan problem solving pada materi limas di kelas VIII MTsN Model Banda Aceh dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal memperoleh skor rata-rata 71,3. Dari hasil tersebut mengungkapkan bahwa pemberian soal melalui pembelajaran dengan pendekatan problem solving dapat diterapkan khususnya pada materi limas.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA STKIP BINA BANGSA GETSEMPENA BANDA ACEH Rimilda
Jurnal Numeracy Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.663 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v4i2.276

Abstract

The development of Information and Communication Technology (ICT) or Information and Communication Technology (ICT) in the last few decades has been running very fast. Today's technology has become an important tool in learning mathematics. The formulation of the problem in this research is how the use of learning technology by students of Mathematics Education Department STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh? The approach in this research uses qualitative approach and descriptive research type. Intake of research subjects using purposive technique. Subjects in this study are students of Mathematics Education Department STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh who sits in semester 6 amounted to five students who are taking media and mathematics learning technology courses .The conclusion of this research that is 1) Utilization of mathematics learning technology by students of mathematics education department STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh has been done with the maximum. This is because the availability of technology facilities on campus is adequate. 2) Research subjects using learning technology in the form of laptop, infokus, and computer. Laptops and computers have been installed with supporting applications such as software that can be used in learning mathematics. The software used is Just basic and Mathlab. Abstrak Perkembangan Information and Communication Technology (ICT) atau Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam beberapa dekade terakhir berjalan sangat cepat. Teknologi saat ini telah menjadi alat penting dalam pembelajaran matematika. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan teknologi pembelajaran oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh? Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Pengambilan subyek penelitian menggunakan teknik purposif. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh yang duduk di semester 6 berjumlah lima orang mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah media dan teknologi pembelajaran matematika.. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu 1) Pemanfaatan teknologi pembelajaran matematika oleh mahasiswa program studi pendidikan matematika STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh sudah dilakukan dengan maksimal. Hal ini dikarenakan ketersediaan fasilitas teknologi di kampus sudah memadai. 2) Subyek penelitian menggunakan teknologi pembelajaran berupa laptop, infokus, dan komputer. Laptop dan komputer sudah di instal dengan aplikasi penunjang seperti Software yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika. Software yang digunakan yaitu Just basic dan Mathlab. Kata kunci: Pemanfaatan, Teknologi Pembelajaran
PROSES BERPIKIR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI SEGIEMPAT KELAS VII BERDASARKAN LANGKAH TEORI POLYA PLUS PADA MTSN MODEL BANDA ACEH Rimilda
Jurnal Visipena Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.892 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i2.371

Abstract

Penelitian yang berjudul “proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi segiempat kelas VII berdasarkan langkah teori polya plus pada MTsN Model Banda Aceh” bertujuan untuk mengetahui proses berpikir siswa kelas VII MTsN Model Banda Aceh dalam menyelesaikan soal cerita materi segiempat berdasarkan langkah teori Polya Plus dan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan yang dialami siswa kelas VII MTsN Model Banda Aceh dalam menyelesaikan soal cerita materi segiempat berdasarkan langkah teori Polya Plus. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MTsN Model Banda Aceh, sedangkan sampelnya diambil secara Purposive Sampling yaitu kelas VII-3 yang berjumlah 36 siswa. Data penelitian diperoleh dari tes dan wawancara. Penelitian ini menggunakan survei eksploratif yaitu penelitian yang berusaha menemukan informasi umum mengenai sesuatu topik/masalah yang belum dipahami sepenuhnya oleh seseorang peneliti. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) Proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi segiempat berdasarkan langkah teori Polya Plus berbeda-beda sesuai dengan kategori skor yang diperoleh siswa dalam menjawab soal tes. Secara umum, proses berpikir asimilasi dilakukan oleh siswa pada kategori “tidak memahami” (skor 0-44) dan “sangat memahami” (skor 80-100). Siswa yang melakukan proses berpikir asimilasi sebanyak 36,1%. Selanjutnya untuk siswa yang berada pada kategori “kurang memahami” (skor 45-59) dan “memahami” (skor 60-79), proses berpikir yang dilakukan adalah asimilasi sekaligus akomodasi. Siswa yang melakukan proses berpikir asimilasi sekaligus akomodasi sebanyak 63,9%. (2) Kesulitan-kesulitan yang dialami siswa kelas VII-3 MTsN Model Banda Aceh tahun ajaran 2010/2011 dalam menyelesaikan soal tes meliputi; siswa belum memahami dengan baik konsep bangun segiempat, siswa lupa rumus dari bangun segiempat, dan siswa tidak teliti dalam menjawab soal.