Taufik Akbar Faried Lubis
Departemen Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Implementa Husada

Penerapan Madu dan Cangkok Kulit dalam Pengobatan Gangren Fournier: Laporan kasus Taufik Akbar Faried Lubis; Rizka Khairiza; Yugos Juli Fitra
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i3.5344

Abstract

Background: Gangren Fournier adalah infeksi nekrosis polimikroba yang progresif. Baru-baru ini, penggunaan madu baru dikenal dalam pengelolaan gangren Fournier, sedangkan pencangkokan kulit adalah salah satu pilihan yang populer dalam rekonstruksi cacat setelah eksplorasi bedah jaringan nekrotik gangren Fournier.Case Ilustration:Seorang laki-laki, 55 tahun, datang dengan ulkus multiple pada penis dan skrotum, dan riwayat diabetes mellitus tipe II yang tidak terkontrol, kebiasaan merokok berat dan alkoholisme kronis. Aplikasi madu 20-30 cc dilakukan selama dua minggu setelah tindakan bedah debridemen. Cangkok kulit digunakan untuk melapisi kembali defek kulit yang tersisa.Discussion: Madu telah dikenal memiliki kemampuan untuk merangsang pertumbuhan sel epitel disamping sifat anti mikroba. Cangkok kulit dengan ketebalan terpisah dianggap memiliki beberapa keuntungan: prosedur satu tahap yang sederhana, morbiditas lokasi donor yang rendah, hemat biaya, dan memungkinkan hasil fungsional dan kosmetik yang wajar.Conclussion: Kami menemukan bahwa penerapan madu dan cangkok kulit dengan ketebalan terpisah dalam pengobatan gangren Fournier sangat bermanfaat, terutama pada fasilitas kesehatan yang terbatas.
Studi Retrospektif: Prevalensi Coronavirus Disease 2019 di RSUD Dr. Soedarso Periode Februari - Oktober 2020 Doni Setiawan; Risa Febriana Musawaris; Winsen Haryono; Taufik Akbar Faried Lubis
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i3.5578

Abstract

Latar belakang: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang menular diakibatkan oleh severe acute respiratory syndrome virus corona 2 (SARS-CoV-2). Karakteristik penyakit ini ada yang tanpa bergejala hingga gejala berat, sehingga ada beberapa pasien yang membutuhkan perawatan intensif. Penyebaran penyakit ini berlangsung luas dan cepat hingga ke berbagai negara termasuk seluruh wilayah Indonesia.Metodologi: Studi retrospektif non-random consecutive sampling data rekam medis RSUD Dr. Soedarso dalam periode Februari 2020 - Oktober 2020. Hasil: Total sampel pada penelitian ini berjumlah 978 responden. Hasil penelitian ini didapatkan prevalensi pasien yang dengan terkonfirmasi COVID-19 didapatkan 417 (42,64%) responden dengan kasus yang meninggal terkonfirmasi 40 (31,75%) responden. Kasus suspek 547 (55,93%) responden, kasus probable 14 (1,43%) responden. Didapatkan peningkatan kasus setiap bulan, kasus terkonfirmasi tertinggi didapatkan bulan Oktober 2020 yaitu 229 (54,91%) responden. Tenaga kesehatan di yang terkonfirmasi COVID-19 yaitu 77 responden.Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan kenaikan kasus COVID-19 yang terkonfirmasi setiap bulannya, kasus tertinggi di bulan Oktober. Oleh sebab itu, dibutuhkan pencegahan dan pengendalian penyakit COVID-19 secara lebih ketat.