Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Canting Batik Listrik Bambang Moyoretno
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 28, No 1 (2011): Dinamika Kerajinan dan Batik
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v28i1.1009

Abstract

Abstrakmasalah yang sering dihadapi oleh para pembatik adalah peralatan yang disebut canting. Canting digunakan untuk menorehkan malam pada kain yang akan dibatik. Dari segi bentuk fisik yang khas dapat dinilai belum sempurna dan banyak mengalami kegagalan dalam menggunakannya. Canting memiliki peranan penting dalam menghasilkan sebuah kain batik. Disamping itu penorehan malam dengan alat canting ini banyak menghabiskan waktu. Selain itu, saat menggunakan canting, para pembatik juga harus berhati-hati karena pengerjaan yang salah akan mengurangi hasil yang ingin dicapai. Oleh karena itu diperlukan rancangan canting batik yang lebih mudah serta bentuknya lebih sederhana. Hal yang paling penting adalah bagaimana cairan malam dapat mengalir dengan lancar dan dapat berhenti jika tidak diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah merancang bangun canting batik menggunakan arus listrik untuk memanaskan malam yang ada dalam canting tersebut. Melalui Teknik Quality Function Deployment (QFD) dapat dihasilkan alternatif canting batik listrik. Penelitia ini memberikan hasl bahwa keinginan pembatik, aliran malam tidak buntu, pemanasan malam stabil, lebih mudah digunakan, diperoleh bahanpenghantar panas, menigkatkan kinerja produksi, tidak mudah rusak, dan malam tidak tumpah serta ujungnya lebih tahan lama.Kata Kunci: batik, canting, malam, toreh, listrik, QFD AbstractThe problem is often forced by the batik canting is equipment problem. Canting is used to carve wax on the fabric that will be batik. In terms of typical phhysical form can be assessed not perfect and many have failed in usage. Canting has an important role in producing batik. Application wax with canting tool is a lot to spend. In addition, when using a canting, it should be careful because wrong using will reduce the results to be achieved. Therefore we need canting batik designs that are easier and simpler form. The most important thing is how fluid of wax can flow smoothly and can be stopped if it is not necessary. The purpose of this study is to design canting of batik using electricity to heat up wax in canting. Method of Quality Function Deployment (QFD) is used to determined alternatives. It resulted that electric batik canting can be chose as alternative. This research provides result that desire of craft men of batik is the wax flow is not jammed and temperature of wax is stable, easier to use, and can improve production performance, durable and wax does not spill as well as the edges of canting are more durable.Keywords: batik, canting, wax, notch, electricity, QFD
Jig Saw Tenaga Kaki Bambang Moyoretno; Tri Haryanto
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah No 9 (1991): Dinamika Kerajinan dan Batik
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v0i9.978

Abstract

       Pemotongan papan dengan gergaji tangan untuk mendapatkan bentuk khusus (lengkungan, zig-zag, dsb) mengalami kesulitan. Untuk itu perlu dibuat alat yang dapat mengatasi hal tersebut di atas, salah satu alternatifnya adalah pembuatan Jig Saw tenaga kaki.       Jig Saw tenaga kaki dibuat dari bahan yang mudah didapat di pasaran, antara lain: kayu, besi, beton, suku cadang sepeda dan sebagainya. Kemudian alat ini dicoba untuk memotong kayu, ternyata alt ini lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan gergaji tangan.